Hal ini disampaikan Wakapolda Sulselbar Brigjen Ike Edwin yang ditemui wartawan di depan ruang jenazah RS Bhayangkara Polda Sulselbar. Ike menyempatkan diri melihat jenazah anggotanya yang sedang diotopsi tim dokter forensik RS Bhayangkara.
"Motif penembakan belum diketahui, kami masih menyelidiki, tunggu saja hasilnya," ujar Ike.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Endi Sutendi di tempat yang sama, menyebutkan tim Forensik Labfor Polda Sulselbar akan memeriksa proyektil yang bersarang di dada kiri dan perut anggota Intelkam Polda Sulselbar.
Sementara itu, suasana di depan ruang jenazah ramai dipadati sanak keluarga korban dan rekan sejawatnya di kepolisian.
Saat ditembak Iptu Muhammad Daud masih menggunakan baju koko putih, bersarung dan berpeci putih. Almarhum dikenali sebagai Imam Masjid Al Hambra, masjid yang akan dituju almarhum sebelum ditembak orang tak dikenal.
(mna/ahy)











































