Polda Sulawesi Selatan dan Barat membentuk tim gabungan bersama Polres Gowa untuk menyelidiki kasus penembakan Iptu Muhammad Daud (54), yang terjadi sekitar pukul 04.55 wita, selasa (11/2), di depan rumahnya di Palantikang, Kelurahan Katangka, Kec. Somba Opu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan.
Hal ini disampaikan Wakapolda Sulselbar Brigjen Ike Edwin yang ditemui wartawan di depan ruang jenazah RS Bhayangkara Polda Sulselbar. Ike menyempatkan diri melihat jenazah anggotanya yang sedang diotopsi tim dokter forensik RS Bhayangkara.
"Motif penembakan belum diketahui, kami masih menyelidiki, tunggu saja hasilnya," ujar Ike.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, suasana di depan ruang jenazah ramai dipadati sanak keluarga korban dan rekan sejawatnya di kepolisian.
Saat ditembak Iptu Muhammad Daud masih menggunakan baju koko putih, bersarung dan berpeci putih. Almarhum dikenali sebagai Imam Masjid Al Hambra, masjid yang akan dituju almarhum sebelum ditembak orang tak dikenal.
(mna/ahy)
