Aksi perampokan terjadi Senin (10/2/2014) sekitar pukul 16.00 WIB. Kapolsek Tiga Runggu AKP Henri Sinaga menjelaskan, dalam menjalankan aksinya komplotan perampok menggunakan senjata api. Perampok mengendarai mobil Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia.
Keterangan salah seorang karyawan BRI kepada polisi, mereka baru pulang dari pekan Haranggaol melayani nasabah dan akan pulang ke KCP Saribudolok. Sekitar 2 kilometer dari simpang Haranggaol, mobil Teras BRI tiba-tiba ditabrak dari arah belakang. Mengetahui mobilnya ditabrak, supir mobil Teras BRI menghentikan mobil. Pelaku kemudian mendatangi supir dan menodongkan senpi diduga jenis FN.
"Pelaku mengambil mengambil tas dan dompet korban serta membawa dan kunci mobil teras BRI," ucap Sinaga.
Akibat perampokan itu, uang senilai Rp 430 juta milik nasabah berhasil digondol komplotan. Para perampok kemudian melarikan diri ke arah Saribudolok.
Mendapat laporan terjadinya perampokan, anggota Kepolisian Sektor Tiga Runggu dibantu Polres Simalungun melakukan razia di beberapa tempat. Polisi juga telah memintai keterangan keempat korban.
"Sesuai informasi dari korban. Kita melakukan razia dan mengejar komplotan perampok," ujarnya.
(ahy/ahy)











































