"Semua kader Golkar dan organisasi di bawahnya termasuk Kosgoro tidak perlu takut dianggap sebagai bagian dari Orde Baru. Kita tak perlu malu mengakui itu," ujar Ical di Kantor DPP Partai Golkar, Jl. Anggrek Nelimurni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (10/2/2014).
Hal tersebut disampaikan dalam rangka Pengumuman Dewan Penasehat Organisasi (DPO) dan Pengukuhan Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 masa bakti 2013-2018. Acara ini dihadiri Ketum Kosgoro Agung Laksono, Wakil Ketua DPO Kosgoro Syarif Cicip Sutarjo, dan para anggota Kosgoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat di jalan-jalan, di baju, di stiker ada gambar Pak Harto dan tulisan 'piye kabare? Isih penak jamanku to?' itu bukan Golkar yang nulis. Itu keinginan masyarakat. Kita harus sambut itu sebelum partai lain yang menangkap," tutur Ical.
"Harus jujur kalau Pak Harto telah memimpin Indonesia selama 32 tahun, kita harus akui itu," tambah Ical.
(bag/dnu)











































