"Diduga ini adalah pelaku yang sama dengan beberapa peristiwa penembakan halte sebelumnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/2/2014).
Tidak hanya itu, polisi juga menduga, pelaku penembakan berdomisili di sekitar lokasi. Sebab, dari beberapa peristiwa penembakan halte sebelumnya, peristiwa penembakan yang terjadi masih di dekat-dekat lokasi sekitar.
"Bisa saja pelaku berdomisili di dekat situ juga, karena kalau kita lihat kejadiannya di situ-situ saja," imbuhnya.
Bus TransJakarta bernopol B 7261 IV ditembak orang tidak dikenal pada Sabtu, 8 Februari 2014 sekitar pukul 23.06 WIB. Pramudi bus TransJ Jonni Marasih Siregar tiba-tiba mendengar suata letusan dari sebelah kiri bus. Sehingga kaca-kaca bus pecah di sebelah kiri.
Tidak hanya itu, terdapat bekas tembakan juga pada bodi tengah bus sebelah kiri. Saat peristiwa terjadi, bus sedang mengangkut penumpang.
(mei/mok)











































