"Aku ora ngerti (aku nggak tahu)," kata Risma saat ditemui di DPRD Kota Surabaya, Senin (10/2/2014).
Dalam survei PolcoMM, Guru Besar Psikologi Politik UI Prof Hamdi Muluk menyebutkan kenapa publik merindukan figur seperti Risma. Menurut dia, orang-orang baik belum tentu lahir dari parpol.
Hamdi menjelaskan masyarakat kini lebih melihat figur menjelang Pemilu 2014. Risma dinilai sebagai figur, bukan melekat pada partai politik.
"Melekat itu piye? (Melekat itu bagaimana?) Aku ora ngerti," singkat Risma.
Hamdi Muluk menyebut parpol mengalami krisis politik menjelang Pemilu 2014. Mereka tidak memiliki kader yang 'mengkilap'. Lalu muncul figur seperti Jokowi, Risma, dan Ridwan Kamil. Ketiga orang ini, dinilai Hamdi, sebagai 'anak kost'.
(fat/try)











































