Misteri Teror Penembakan Busway yang Tak Kunjung Terungkap

Misteri Teror Penembakan Busway yang Tak Kunjung Terungkap

- detikNews
Senin, 10 Feb 2014 11:19 WIB
Misteri Teror Penembakan Busway yang Tak Kunjung Terungkap
Jakarta - Rentetan teror terhadap armada bus TransJakarta masih terus terjadi. Sejak tahun 2011, sedikitnya 20 insiden perusakan yang muncul di halte hingga bus. Namun sayang, pelakunya tak kunjung terungkap.

Kejadian yang baru dan paling membahayakan adalah penembakan ke arah bus TransJakarta koridor IX jurusan Pluit-Pinang Ranti. Bus berpenumpang itu ditembak orang tak dikenal di halte Pancoran Barat, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (8/2) malam. Meski tak ada korban, namun peristiwa ini tentu saja membuat penumpang shock.

Polisi harus lebih intensif melakukan penyelidikan kasus penembakan ini. Selain itu, CCTV di lokasi-lokasi sasaran juga harus ditambah.

Berikut rentetan teror ke armada TransJakarta yang terekam dalam pemberitaan detikcom:

4 Halte Diberondong Sekaligus

Pada 5 Agustus 2012 lalu, terjadi rentetan penembakan halte busway. Tak tanggung-tanggung, pelaku menyasar empat halte sekaligus.

Halte busway tersebut berada di Jl MT Haryono, Jakarta Timur, yakni Tebet BKPM, halte Cawang Ciliwung, stasiun Cawang, dan Cawang Otista. Para pelaku beraksi pada tengah malam hingga dinihari dan di hari libur.

Diduga kuat pelaku menggunakan senapan angin, karena saat peristiwa berlangsung saksi mata tidak mendengar suara letusan laiknya senjata api.

4 Halte Diberondong Sekaligus

Pada 5 Agustus 2012 lalu, terjadi rentetan penembakan halte busway. Tak tanggung-tanggung, pelaku menyasar empat halte sekaligus.

Halte busway tersebut berada di Jl MT Haryono, Jakarta Timur, yakni Tebet BKPM, halte Cawang Ciliwung, stasiun Cawang, dan Cawang Otista. Para pelaku beraksi pada tengah malam hingga dinihari dan di hari libur.

Diduga kuat pelaku menggunakan senapan angin, karena saat peristiwa berlangsung saksi mata tidak mendengar suara letusan laiknya senjata api.

Dilempari Benda Keras

Pada Kamis 16 Agustus 2012, dua halte busway di Jakarta Selatan rusak akibat lemparan benda keras. Yang pertama adalah halte Jamsostek, Jl Gatot Subroto dan halte Tebet BKPM, Jl MT Haryono.

Waktu kejadiannya hampir berdekatan, yakni sekitar pukul 01.18 WIB di Jamsostek dan pukul 01.20 WIB di halte Tebet. Kaca depan loket dan kaca pintu tengah rusak.

Polisi menduga perusakan karena ada hantaman benda keras. Namun belum bisa dipastikan benda apa yang merusaknya.

Dilempari Benda Keras

Pada Kamis 16 Agustus 2012, dua halte busway di Jakarta Selatan rusak akibat lemparan benda keras. Yang pertama adalah halte Jamsostek, Jl Gatot Subroto dan halte Tebet BKPM, Jl MT Haryono.

Waktu kejadiannya hampir berdekatan, yakni sekitar pukul 01.18 WIB di Jamsostek dan pukul 01.20 WIB di halte Tebet. Kaca depan loket dan kaca pintu tengah rusak.

Polisi menduga perusakan karena ada hantaman benda keras. Namun belum bisa dipastikan benda apa yang merusaknya.

Bus Ditembak

Setelah penembakan di halte, kini teror mengarah ke bus TransJakarta. Sebuah bus berisi penumpang yang sedang berhenti di halte Pancoran Barat ditembak hingga kacanya retak.

Richo, manajer operasional Trans Mayapada Bhakti selaku operator bus tersebut mengatakan, insiden terjadi pada Sabtu (8/2/2014) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Para penumpang dan sopir bus bernopol B 7261 IV itu tiba-tiba mendengar suara tembakan tiga kali.

Posisi titik tembakan, kata Richo, berada di kaca jendela sebelah kiri dan dua lagi di kaca pintu. Kaca-kaca pun retak.

Saat dicek di lokasi, banyak lubang bekas tembakan senapan airsoft gun di badan bus tersebut. Sedikitnya ada 10 lubang yang tampak di bodi dan kaca. Ini adalah insiden perusakan pertama yang menimpa bus berpenumpang. Tak ada yang melihat siapa pelakunya.

Bus Ditembak

Setelah penembakan di halte, kini teror mengarah ke bus TransJakarta. Sebuah bus berisi penumpang yang sedang berhenti di halte Pancoran Barat ditembak hingga kacanya retak.

Richo, manajer operasional Trans Mayapada Bhakti selaku operator bus tersebut mengatakan, insiden terjadi pada Sabtu (8/2/2014) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Para penumpang dan sopir bus bernopol B 7261 IV itu tiba-tiba mendengar suara tembakan tiga kali.

Posisi titik tembakan, kata Richo, berada di kaca jendela sebelah kiri dan dua lagi di kaca pintu. Kaca-kaca pun retak.

Saat dicek di lokasi, banyak lubang bekas tembakan senapan airsoft gun di badan bus tersebut. Sedikitnya ada 10 lubang yang tampak di bodi dan kaca. Ini adalah insiden perusakan pertama yang menimpa bus berpenumpang. Tak ada yang melihat siapa pelakunya.

Pelaku yang Misterius

Sejak tahun 2012, belum ada kasus perusakan halte bus TransJakarta yang benar-benar terungkap. Pelakunya pun belum ada yang tertangkap.

Sejumlah saksi pernah melihat mobil yang melaju kencang usai penembakan. Misalnya saat terjadi insiden di halte Radin Inten di Buaran, Jakarta Timur. Saksi melihat mobil Honda Jazz yang menembak. Lima orang saksi sudah diperiksa namun tak ada perkembangan.

Dari sekian banyak kasus, polisi juga tidak bisa menggunakan CCTV sebagai petunjuk. Beberapa ada yang rusak, sebagian lagi tak terpasang.

Pelaku yang Misterius

Sejak tahun 2012, belum ada kasus perusakan halte bus TransJakarta yang benar-benar terungkap. Pelakunya pun belum ada yang tertangkap.

Sejumlah saksi pernah melihat mobil yang melaju kencang usai penembakan. Misalnya saat terjadi insiden di halte Radin Inten di Buaran, Jakarta Timur. Saksi melihat mobil Honda Jazz yang menembak. Lima orang saksi sudah diperiksa namun tak ada perkembangan.

Dari sekian banyak kasus, polisi juga tidak bisa menggunakan CCTV sebagai petunjuk. Beberapa ada yang rusak, sebagian lagi tak terpasang.
Halaman 2 dari 10
(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads