Kapolda Metro Minta Fungsi Intelijen Disiagakan Hadapi Pemilu 2014

Kapolda Metro Minta Fungsi Intelijen Disiagakan Hadapi Pemilu 2014

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 10 Feb 2014 09:45 WIB
Kapolda Metro Minta Fungsi Intelijen Disiagakan Hadapi Pemilu 2014
Jakarta - Pemilu 2014 yang merupakan pesta demokrasi rakyat, sudah memasuki tahap awal. Sebagai kesiapsiagaan dalam menghadapi Pemilu 2014, Polda Metro Jaya melakukan apel gelar pasukan 'Operasi Mantap Brata Jaya' pagi ini.

Gelar pasukan ini dilaksanakan di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (10/2/2014) pukul 07.00 WIB. Bertindak selaku inspektur upacara yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno.

Dalam amanatnya ini, Kapolda menginstruksikan kepada anggotanya untuk meningkatkan fungsi intelijen sebagai upaya deteksi dini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedepankan fungsi intelijen yang didukung oleh Bhabinkamtibmas, untuk melakukan sistem deteksi dini dan cegah dini, guna memetakan setiap potensi kerawanan dalam pemilu, serta mengantisipasinya agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas," papar Putut.

Putut juga mengarahkan anggotanya untuk meningkatkan pemahaman tentang seluruh aspek dan materi yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu, agar tidak ada keraguan dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilu 2014.

"Tingkatkan sinergitas dengan seluruh komponen pelaksana pengamanan pemilu lainnya, agar terbentuk keterpaduan pola pikir dan cara berindak di lapangan," katanya.

Terakhir, Putut menekankan kepada anggotanya untuk tetap menjaga netralitas dan menghindari kepentingan kelompok atau golongan tertentu.

"Jaga komitmen dan netralitas kita, serta mari kita kawal bersama proses pesta demokrasi ini, agar dapat berjalan sukses dan aman," imbuhnya.

Tahun 2014 ini merupakan tahun yang memiliki nilai penting dan strategis sebagai sarana menyalurkan aspirasi rakyat dalam menentukan hak pilihnya. Untuk itu, Polda Metro Jaya berkewajiban melaksanakan pengamanan demi tercapainya Pemilu 2014 yang aman dan kondusif.

"Pengamanan secara terpadu melalui sistem manajemen yang melibatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh komponen masyrakat, baik penyelenggara dan pengawas Pemilu, TNI, pemerintah maupun mitra keamanan lainnya," ungkapnya.

Kapolda menyampaikan, penyelenggaraan Pemilu 2014 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, dapat berpotensi menimbulkan permasalahan keamanan yang bersifat konvensional maupun kontijensi baik dalam lingkup lokal maupun nasional, sehingga dapat mengganggu sendi-sendi stabilitas bangsa dan negara.

"Oleh karena itu, untuk mengantisipasi dan mengelola setiap potensi kerawanan, serta menanggulangi gangguan kamtibmas yang terjadi selama berlangsungnya Pemilihan Umum, maka polda metro Jaya melaksanakan gelar pasukan dalam rangka 'Operasi Mantap Brata Jaya 2014'," jelasnya.

Pelaksanaan gelar pasukan ini merupakan rangkaian proses operasi kepolisian terpusat, yang bertujuan untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan personil maupun kelengkapan sarana prasarana kepolisian beserta segenap unsur terkait, sebelum ditugaskan ke lapangan nantinya.

Dalam upaya kesiapan personil, Polri telah melakukan gelar pasukan gabungan bersama instansi terkait di lapangan Monas, 30 Januari lalu. Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga menggelar pelatihan gladi posko, serta gladi lapang Sispamkota pada salah satu objek vital nasional, yang diikuti oleh serangkaian kegiatan simulasi Pra Operasi Mantap Brata yang digelar di Bawaslu pada pekan lalu.

Kegiatan simulasi serupa juga akan digelar di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), gedung DPR/MPR dan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

"Dengan berbagai kegiatan pesiapan ini, saya yakin, kesiapan operasional kita dalam mengamankan pemilu 2014 akan semakin mantap, dan akan semakin terbentuk keterpaduan yang sinergis antar fungsi operasional Polri, TNI, pemerintaah serta penyelenggara dan pengawas Pemilu, guna mendukung keberlangsungan pesta demokrasi nasional secara jujur, adil, aman, dan demokratis," pungkasnya.

(mei/ndr)


Berita Terkait