"Pemerintah sendiri kelihatannya kalau menghadapi Lion Air tidak berdaya, bahkan terkesan membela. Ada apa? Memang aneh," kata pengamat penerbangan Alvin Lie saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/2/2014).
Alvin mengamini Lion Air adalah salah satu maskapai penerbangan terbesar yang bisa memberi dampak skala nasional jika bermasalah. Namun fakta tersebut tak seharusnya membuat pemerintah lunak kepada maskapai berlambang singa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawaban Kemenhub yang hanya menyarankan penumpang menuntut Lion Air secara mandiri juga disayangkan oleh Alvin. Seharusnya pemerintah bisa lebih aktif melakukan tindakan.
"Dalam UU memang bisa menuntut, tapi kan itu prosesnya panjang. Dan ada maksimalnya. Bagasi hilang hanya diganti berdasarkan kilonya," papar Alvin.
Diberitakan sebelumnya, belasan penumpang Lion Air yang mendarat dari Palembang dan Padang di Bandara Soekarno Hatta protes karena barang bawaan mereka di bagasi hilang. Pihak Lion Air berjanji akan menelusuri kasus tersebut.
"Informasinya akan saya cek terlebih dahulu di lapangan," kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (9/2/2014). Edward berjanji memberikan informasi namun hingga pukul 18.30 WIB, dia tak bisa dihubungi kembali.
(tor/spt)











































