Bagasi Hilang, Tak Ada Sanksi dari Kemenhub untuk Lion Air

Bagasi Hilang, Tak Ada Sanksi dari Kemenhub untuk Lion Air

- detikNews
Senin, 10 Feb 2014 08:39 WIB
Bagasi Hilang, Tak Ada Sanksi dari Kemenhub untuk Lion Air
Jakarta - Para penumpang maskapai penerbangan Lion Air sering sekali dirugikan karena hilangnya dan rusaknya bagasi. Namun, sayangnya Kementerian Perhubungan tidak memberikan sanksi tegas.

"Kita serahkan kepada masyarakat," jelas Kapuskom Kemenhub Bambang S Ervan saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/2/2014).

Bambang mengelak dengan mengatakan sudah ada Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur mengenai tanggung jawab bagasi. Masyarakat diminta berinisiatif menempuh jalur hukum secara mandiri.

"Karena kan sudah jelas dalam Permen no 77 2011 itu. Jadi jika masyarakat tidak puas ya berhak membawa ke jalur hukum," ujar Bambang.

Dalam Peraturan Menteri No 77 Tahun 2011 ayat tiga tentang Penerbangan disebutkan bahwa tanggung jawab pengangkut adalah kewajiban perusahaan angkutan udara untuk mengganti kerugian yang diderita oleh penumpang dan atau pengirim barang serta pihak ketiga.

Bambang mengatakan penumpang berhak membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum jika penumpang tidak puas. Walaupun barang atau kerugian yang dialami sudah diganti oleh pihak penerbangan.

"Maka masyarakat jangan diam saja jika merasa dirugikan," imbuh Bambang.

Diberitakan sebelumnya, belasan penumpang Lion Air yang mendarat dari Palembang dan Padang di Bandara Soekarno Hatta protes karena barang bawaan mereka di bagasi hilang. Pihak Lion Air berjanji akan menelusuri kasus tersebut.

"Informasinya akan saya cek terlebih dahulu di lapangan," kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (9/2/2014). Edward berjanji memberikan informasi namun hingga pukul 18.30 WIB, dia tak bisa dihubungi kembali.

Para penumpang yang kehilangan itu menunggu hingga 1,5 jam di Lost And Found Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Sekitar 4 pegawai Lion Air yang menemui mereka mencatat protes-protes penumpang dan berjanji akan menyelesaikannya dalam dua minggu. Namun, para penumpang tidak terima dengan opsi yang ditawarkan pihak Lion Air.

"Mana ini tanggung jawab atasan Bapak. Jangan hanya diam, Pak," kata salah seorang ibu berambut pendek yang mengaku kehilangan beberapa celana dalam.


(spt/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads