Rumah pengasingan ini berada di Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Pada hari libur seperti hari ini, Minggu (9/2/2014) banyak berdatangan pengunjung.
Diky, petugas jaga rumah pengasingan mengatakan rata-rata jumlah pengunjung yang datang 50 orang. "Hari libur banyak ke sini, kebetulan ada even nasional jadi ramai," ujarnya.
Di rumah ini, pengunjung dapat melihat peninggalan Soekarno. Di sudut-sudut ruangan, banyak dipajang foto-foto aktivitas sang proklamator juga desain masjid yang dibuat Soekarno. Ada pula kursi dan sepeda yang pernah digunakan Bung Karno.
Kisah pengasingan Soekarno bermula dari penangkapan pada bulan Agustus 1933 atau setahun setelah Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo) yang merupakan pecahan Partai Nasional Indonesia. Usai penangkapan, dia diasingkan di Flores, dan pada tahun 1938-1942 diasingkan ke Bengkulu.
(fdn/mad)











































