JK dan Mahfud MD Pidato di Depan Kiai NU, Ada Kaitan Pencapresan?

JK dan Mahfud MD Pidato di Depan Kiai NU, Ada Kaitan Pencapresan?

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 09 Feb 2014 01:03 WIB
JK dan Mahfud MD Pidato di Depan Kiai NU, Ada Kaitan Pencapresan?
Jakarta - Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengundang 300 kiai pimpinan pondok pesantren seluruh Indonesia untuk mendengarkan paparan sejumlah tokoh, termasuk dua tokoh yang digadang-gadang menjadi bakal capres PKB, Jusuf Kalla (JK) dan Mahfud MD. Apakah para kiai ini diarahkan untuk mendukung keduanya di Pilpres 2014?

"Kiai-kiai ini perlu informasi. Beliau-beliau (kiai) ini adalah orang yang masih didengar masyarakat bawah. Tapi seringkali tidak menguasai informasi yang sedang berjalan. Maka kita coba beliau-beliau ini diisi dengan informasi yang komprehnsif tentang masalah-masalah negara," kata Hasyim Muzadi selaku tuan rumah acara di Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/2/2014).

Hasyim menggelar 'Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan tentang Keagamaan, Keumatan dan Kebangsaan'. Sekitar 100 kaum Nahdiyin dari berbagai provinsi di Jawa menghadiri acara ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasyim mengungkapkan, Mahfud MD juga telah datang ke acara ini, kemarin (7/2). Di antara tiga nama bakal capres PKB, hanya Rhoma Irama yang tak diundang. Namun demikian, Hasyim menegaskan acara ini tak ada kaitannya dengan aktivitas pencapresan JK dan Mahfud.

"Kita tidak melihat kegiatan mereka sekarang, tapi keahlian mereka pada bidangnya. Pak JK kan tokoh yang mengerti ekonomi keumatan secara praktis, maka kita undang. Tidak dalam konteks Pak JK ini nyalon nggak nyalon (capres). Pak Mahfud kita undang karena mengerti soal hukum tata negara," tutur Hasyim yang juga mantan cawapres dari Megawati tahun 2014 ini.

Selain JK dan Mahfud, Ketua Umum PAN sekaligus Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga telah datang ke acara ini. Kapolri Jendral Sutarman dan Ketua DKPP Jimly Ashiddiqqie juga telah diundang memberi pencerahan kepada para kiai lewat acara ini.

"Tadi Pak Hatta Rajasa datang. Mungkin politiknya tidak selalu searah dengan tokoh lain yang kita undang juga. Tapi Pak Hatta Rajasa mengerti soal ekonomi yang sekarang riil ada (untuk diinformasikan ke para kiai)," kata Hasyim.

Saat ini PKB punya 3 bakal capres yakni Mahfud MD, Jusuf Kalla (JK), dan Rhoma Irama. Pertimbangan kiai nahdiyin ikut menjadi penentu capres PKB.

"Mahfud cukup dekat dengan kiai dan masyarakat NU. JK merupakan salah satu mustatasyar (penasihat) PBNU. Kalau Rhoma itu kan penyanyi dangdut, dia dekat dengan masyarakat pecinta dangdut," kata Ketua DPP PKB Marwan Jafar beberapa waktu lalu.

PKB sendiri akan menentukan siapa capres yang akan diusung di antara tiga nama itu setelah Pileg. Penentuan capres akan ditentukan lewat konsultasi dengan kiai Nahdlatul Ulama (NU).

"Koridornya (penentuan) adalah lewat hasil survei, konsultasi dengan para kiai dan PBNU, dan Muspimnas PKB setelah Pileg," katanya.

(dnu/mok)


Berita Terkait