Wamenkum HAM: Corby Bisa Keluar LP Kerobokan Tergantung Kalapas

Wamenkum HAM: Corby Bisa Keluar LP Kerobokan Tergantung Kalapas

- detikNews
Jumat, 07 Feb 2014 18:18 WIB
Wamenkum HAM: Corby Bisa Keluar LP Kerobokan Tergantung Kalapas
(AFP)
Jakarta - Kendati sudah mendapatkan pembebasan bersyarat, terpidana narkoba WN Australia Schapelle Corby belum diketahui kapan bisa keluar dari Lapas Kerobokan. Corby bisa keluar lapas tergantung kepala lapas.

"Yang dapat pembebasan bersyarat semua akan keluar di lapas masing-masing. Yang mengeluarkan kalapasnya," kata Wamenkum HAM Denny Indrayana dalam jumpa pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2014).

Mengenai wajib lapor, Denny menambahkan semua narapidana yang mendapatkan pembebasan bersyarat harus mengikuti semua
syarat-syarat, termasuk wajib lapor.

Jadi, kapan dia akan dibebaskan pada pekan ini? "Itu tergantung kalapas," tutur Denny.

Dalam rilis Kemenkum HAM yang dibagikan kepada wartawan hari ini, sesuai ketentuan pada pasal 85 Permenkumham 21/2013, saat menjalani Pembebasan Bersyarat, Corby harus melaksanakan kewajiban melapor pada BAPAS Denpasar sesuai jadwal yang ditentukan dan PB nya dapat dicabut apabila:

1) melakukan pelanggaran hukum
2) terindikasi melakukan pengulangan pidana
3) menimbulkan keresahan di masyarakat
4) tidak melaksanakan kewajiban melapor kepada Bapas Denpasar sebanyak 3 kali berturut turut
5) tidak melaporkan perubahan alamat tempat tinggal
6) tidak mengikuti atau mematuhi program pembimbingan yang ditetapkan oleh Bapas

Corby ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali karena kedapatan membawa 4,2 kg ganja dalam tasnya yang terbang dari Brisbane dan transit di Sydney, Australia pada Oktober 2004. PN Denpasar memvonis Corby 20 tahun penjara pada Mei 2005, kemudian dikurangi 15 tahun dalam pengadilan banding pada Oktober 2005. Kemudian ketika kasasi, MA mengembalikan hukuman 20 tahun penjara pada 12 Januari 2006.

(nwk/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads