Suryadharma Tak Ingin 2014 Jadi Tahun Ratapan Bagi PPP

Suryadharma Tak Ingin 2014 Jadi Tahun Ratapan Bagi PPP

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jumat, 07 Feb 2014 17:55 WIB
Suryadharma Tak Ingin 2014 Jadi Tahun Ratapan Bagi PPP
Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali (SDA) meminta seluruh kader bersiap menghadapi pemilu yang akan sudah di depan mata. Ia tak ingin kader lengah kemudian panik saat pemilu datang hingga akhirnya melakukan kesalahan dan berujung kekalahan. SDA tak mau tahun 2014 ini manjadi tahun ratapan bagi PPP.

Hal itu disampaikan SDA saat membuka Musyawarah Kerja Nasional II PPP di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Jumat (7/2/2014).

"Pemilu 2014 ini tidak lama lagi. Sekitar 60 hari lagi. Itu adalah waktu yang singkat. Jangan sampai terlengah sendiri lalu ketika tiba-tiba datang di depan mata kita panik lalu melakukan sesuatu yang tidak pada tempatnya lalu berujung pada kekalahan. Saya ingin 2014 jadi tahun kebangkitan untuk PPP," ujar SDA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, betapapun memiliki keterbatasan dan kekurangan namun bukan berarti para kader menyerah begitu saja. Apalagi sampai melakukan tindakan atau perbuatan yang mencemarkan PPP dimata publik atau umat.

"Jangan jadi kader yang lemah, menyerah keadaan, mudah tergoda pada hal kecil. Tunjukkan kita punya kepribadian. Saya berharap optimisme ada di dada kita," katanya.

SDA mengatakan, seharusnya partai Islam bisa besar apalagi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Menurutnya, selama ini umat Islam di Indonesia hanya dilihat sebagai angka. Sehingga kita seringkali dihampiri saat pemili saja. Bukan karena pemikiran, peran atau fungsinya.

"Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak. Indonesia adalah negara yang mengirim jamaah haji terbesar. Tapi kenapa partai Islam di Indonesia kecil. Jangan sampai 2014 ini Indonesia jadi kuburan partai Islam dan bisa jadi itu kita (PPP). Apa kita rela negara yang mayoritas Islam jadi kuburan partai Islam," tutur SDA.

PPP yang memiliki target perolehan suara 12 persen atau 67 kursi dalam pileg 2014 ini menyatakan bahwa mereka memiliki peluang untuk mewujudkan itu.

"Jangan sampai 2014 jadi tahun ratapan pemilu. Kita punya peluang dan harus kita yakini, kalau tidak punya keyakinan dan punya peluang untuk apa kita kejar," katanya.

(tya/van)


Berita Terkait