Suciwati Minta Jagung Bawa Kasus Munir ke Sidang Kabinet
Kamis, 02 Des 2004 17:50 WIB
Jakarta - Janda Munir, Suciwati, menemui Jaksa Agung (Jagung) Abdul Rahman Saleh di Kejagung, Jl.Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2004). Dia meminta agar Arman, panggilan Jagung, membawa kasus kematian suaminya ke sidang kabinet yang dipimpin Presiden SBY.Dalam kunjungannya ke Kejagung, Suciwati didampingi sejumlah koleganya, termasuk Usman Hamid dari Kontras dan Poengky Indarti dari Imparsial. Usai pertemuan, kepada pers Usman menyatakan bahwa Suci datang ke Kejagung atas keinginan sendiri."Keluarga secara khusus meminta kepada Pak Abdul Rahman Saleh selaku Jaksa Agung untuk mengambil langkah khusus yang bisa membantu proses pengungkapan atas kasus ini," kata koordinator Kontras ini.Dijelaskannya, ada tiga masalah yang difokuskan dalam pertemuan itu. Pertama, keluarga Munir meminta kepada Jaksa Agung agar menyampaikan kepada Presiden SBY bahwa sampai saat ini keluarga belum menerima salinan dokumen otopsi. Untuk itu, keluarga (alm) Munir tetap berkeinginan untuk memperoleh salinan tersebut. "Dalam hal ini Jaksa Agung diharapkan menyampaikan masalah ini kepada Bapak Yudhoyono secara langsung," katanya.Kedua, keluarga menyampaikan kepada Jaksa Agung untuk membawa masalah ini ke tingkat kabinet guna dibicarakan kemungkinan kerjasama dengan pemerintahan Belanda demi diperolehnya seluruh dokumen yang sampai saat ini ada di Belanda.Ketiga, meminta kepada Jaksa Agung untuk berperan mengkoordinir perkara-perkara penting sesuai dengan UU yang berlaku. "Kami berharap agar perkara kematian almarhum Munir juga memnjadi perhatian dari Kejagung," kata Usman.Tanggapan Jaksa Agung bagaiamna? "Tanggapan Pak Arman bagus sekali, beliau berjanji akan membawa apa yang dibicarakan oleh Pak Usman dan apa yang kita minta, akan dibawa ke rapat kabinet," jawab Suciwati.
(nrl/)











































