"Dari sisi Elektabilitas, Joko Widodo semakin melaju dengan elektabilitas 42,5% yang disusul oleh Prabowo Subianto di posisi kedua dengan nilai 13,7 %, dan Aburizal Bakrie 7,9%," kata pendiri Alvara, Hasanuddin Ali, dalam siaran pers, Jumat (7/2/2014).
Bila dibandingkan dengan survei Agustus 2013 maka elektabilitas Joko Widodo semakin kuat dan naik cukup signifikan. Sementara Prabowo mengalami penurunan, dan Aburizal Bakrie mengalami stagnasi.
Survei dilakukan dengan metode wawancara langsung kepada 1.500 responden berusia 17 β 55 tahun dengan margin error 2,5% yang dilaksanakan pada 16 β 30 Januari 2014 di 12 kota sebagai berikut: Jakarta, Medan, Palembang, Surabaya, Makassar, Manado, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Banjarmasin dan Balikpapan.
Survei ini juga mencatat penurunan elektabilitas Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Elektabilitas Mega yang 7,0 % pada Agustus 2013 tinggal 2,4% pada Januari 2014.
"Dari segi popularitas Joko Widodo juga semakin kuat, popularitasnya mencapai 90,7% disusul oleh Aburizal Bakrie (83,4%), Prabowo Subianto (82,4%), dan Wiranto (71,2%)," katanya.
Berikut tingkat elektabilitas capres per Januari 2014, berdasarkan survei Alvara:
1. Joko Widodo: 42,5%
2. Prabowo Subianto: 13,7%
3. Aburizal Bakrie: 7,9%
4. Wiranto: 3,8%
5. Megawati: 2,4%
6. Dahlan Iskan: 1,7%
7. Hatta Rajasa: 1,5%
8. Jusuf Kalla: 1,5%
9. Mahfud mD: 1,1%
10. Rhoma Irama: 0,9%
11. Gita Wirjawan: 0,7%
Belum tahu" 19,1%
(van/ndr)











































