Penjelasan Cathay Pacific Soal Insiden Pesawat CX751
Kamis, 02 Des 2004 17:11 WIB
Jakarta - Maskapai penerbangan Cathay Pacific memberikan penjelasan mengenai insiden pesawat CX751 yang diberitakan mengalami ledakan pada bagian mesin, tak lama setelah lepas landas dari bandara internasional Bangkok, Thailand.Kejadian sebenarnya adalah bagian dalam dari 'rumah' mesin nomor satu bagian kiri D duct pesawat mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan ada bagian yang terlepas. Bagian yang terlepas ini kemudian mengenai sebuah kendaraan di dekat lokasi.Demikian disampaikan pihak Cathay Pacific Airways Jakarta melalui email kepada detikcom, Kamis (2/12/2004). Dijelaskan bahwa akibat insiden itu, pesawat Boeing 777-300 dari Bangkok ke Mumbai (Bombay), India itu kembali ke Bangkok pada pukul 18.57 Rabu (1/12/2004) waktu setempat, setelah mengudara sejak pukul 17.58 waktu setempat. Mesin pesawat tetap dapat beroperasi dengan baik. CX751 kembali ke Bangkok sebagai prosedur standar antisipasi. Ditegaskan bahwa keselamatan 345 penumpang dan 17 awak pesawat tetap terjaga. Sebuah pesawat telah didatangkan dari Hong Kong untuk mengangkut para penumpang meneruskan perjalanan mereka ke Mumbai. Jadwal keberangkatan adalah Kamis (2/12/2004) pukul 01.45 waktu setempat.Pesawat CX751 tersebut saat ini berada di Bangkok untuk diinspeksi oleh Cathay Pacific dan Boeing. Hong Kong Civil Aviation Department (HKCAD) dan pihak berwenang lain di Thailand telah diinformasikan mengenai hal ini.D DuctD duct diproduksi oleh Boeing dan merupakan 'rumah' mesin pesawat. D duct terdiri dari dua bagian dan membungkus mesin. Bagian kiri dari D duct pada mesin No. 1 terlepas. Cathay Pacific Engineering dan Boeing sedangmelakukan investigasi mengenai hal ini.
(ita/)











































