Joseph Estrada Angkat Bendera Dimulainya Lomba Mobil Irit BBM di Manila

Joseph Estrada Angkat Bendera Dimulainya Lomba Mobil Irit BBM di Manila

- detikNews
Jumat, 07 Feb 2014 12:49 WIB
Joseph Estrada Angkat Bendera Dimulainya Lomba Mobil Irit BBM di Manila
Manila - Sebanyak 15 mobil unik rakitan dari mahasiswa negara Asia dan Timur Tengah berbaris rapi di sirkuit balapan buatan di tengah Kota Manila. Mereka siap untuk memulai balapan penggunaan BBM teririt sejauh mungkin.

Pantauan detikcom, Jumat (7/2/2014), balapan resmi dimulai pukul 10.30 waktu Manila di Sirkuit Luneta Park. Tampak hadir Wali Kota Manila, Joseph Estrada yang kemudian mengangkat bendera start tanda dimulainya acara perlombaan tersebut. Di bawah suhu sekitar 30 derajat, para pebalap mahasiswa ini siap untuk mengendarai mobil jenis protoype dan urban concept ini.

Total ada 105 tim dari 15 negara Asia dan Timur Tengah di ajang lomba irit BBM ini. Mereka semua adalah mahasiswa yang merakit dan mengembangkan sendiri mobil yang akan dilombakan.

Menariknya, sirkuit sementara ini dibangun di tengah kota Manila, tepatnya di Luneta Park. Jalur ini dibangun sepanjang 1,2 Km dengan aspal yang mulus.

Shell juga membangun beberapa bangunan sementara seperti Energy Lab, Innovation Village, Technical Inspection dan paddock untuk kendaraan peserta.

Salah seorang peserta asal Indonesia, Himsa Ambarita mengatakan, dia dan timnya sangat antusias untuk mengikuti perlombaan ini, meski harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mengirimkan mobil rakitannya ke Thailand.

"Ini kita sama sekali tidak ada bantuan dari pemerintah, kita cari sendiri. Ini bikin mobilnya saja lebih dari Rp 40 juta. Jadi kita dibantu sama sponsor dan beberapa petinggi kampus," kata Himsa yang merupakan pengawas dari Tim Horas Universitas Sumatera Utara (USU).

Tim Horas USU Medan akan mengikuti ajang ini di kelas Urban Concept yang menggunakan bahan bakar ethanol dan bio diesel.

SEM akan memperlombakan dua kategori, yaitu Prototype dan Urban Concept, dengan menggunakan satu liter BBM atau sumber tenaga dengan jarak tempuh paling jauh. Setiap tim boleh mengajukan kendaraan yang menggunakan salah satu jenis energi seperti, bensin, solar, bensin alternatif (etanol 100), diesel alternatif (Shell Gas-to-Liquid atau fatty acid methyl ester), baterai elektrik dan hydrogen fuel cell.

SEM Asia 2014 akan memberikan 24 penghargaan On-Track dengan hadiah uang sebesar US$ 2.000 dan US$ 1.000 untuk pemenang dan runner up di kategori Prototype dan Urban Concept. Selain itu, tim juga akan berlomba untuk enam penghargaan Off-Track yakni Komunikasi, Desain Kendaraan, Inovasi Teknik, Keselamatan, Ketekunan dan Semangat Berkompetisi, dan penghargaan Shell Helix Tribology.

(jor/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads