DetikNews
Jumat 07 Februari 2014, 11:29 WIB

Hollywoodnya Jakarta Tempo Dulu

Tangkiwood, Dulu Serupa Hollywood Kini Semrawut

- detikNews
Tangkiwood, Dulu Serupa Hollywood Kini Semrawut Laila Sari, salah satu artis yang tinggal di Tangkiwood. (Foto-detikcom)
Jakarta - Sejumlah anak kecil berlarian di sebuah gang sempit di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu siang (5/2) lalu. Sayang keriangan mereka hanya sesaat. Sepeda motor yang akan melintas membuat mereka terpaksa menghentikan kegiatan mainnya.

Pasalnya, gang-gang di kelurahan tersebut berukuran sangat kecil, hanya cukup untuk dilalui satu sepeda motor. Sehingga, sepeda motor harus berhenti dan bergantian berjalan jika ada pengendara lain yang datang dari arah berlawanan.

Kesan kumuh tak terelakkan ketika memasuki kelurahan Tangki. Pemukiman padat, saluran-saluran air alias got yang tampak menghitam. Bahkan, sejumlah warga tampak melakukan aktifitas rumah tangga seperti mencuci dan memasak di depan rumah mereka.

Pemandangan tersebut membuat kawasan Tangki tampak bertambah semrawut. Namun siapa nyana bahwa lokasi tersebut memiliki sejarah gemilang di dunia perfilman. Kawasan tangki merupakan kampung artis yang sangat produktif.

Kurun waktu tahun 1960-an di kawasan tersebut lahir sederet, aktor/aktris, penyanyi/musisi dan pelawak besar yang melegenda di Indonesia. Ya, kampung tersebut menjadi tempat tinggal puluhan artis sehingga dijuluki “Tangkiwood” dengan harapan dapat mengalahkan kegemilangan Holllywood.

Tokoh Masyarakat Kelurahan Tangki, Hasan Tiro, menyebutkan, ada sekitar 20an artis seperti Tang Tjeng Bok, Adi Bing Slamet, Kardi, Sofiah, Idris Sardi, Aminah Cendrakasih (pemeran enyaknya si Doel), Laela Sari serta Suaminya Iskandar yang juga seorang bintang. Namun, hanya Laela Sari yang masih tinggal di Tangki hingga saat ini.

“Ada 20-an (artis) di sini dulu, Slamet Mambo itu dulu ketuanya artis Tangkiwood,” ujarnya saat ditemui detikcom di kediamannya, Rabu (5/2) lalu.

Kampung artis Tankiwood digagas oleh Idris Sardi pada tahun 1950-an. Dia prihatin melihat kehidupan artis-artis dan seniman yang tidak teratur saat itu. Order manggung sulit didapat karena terkendala masalah komunikasi.

Maklum saat itu artis-artis tersebut tinggal menyebar di beberapa penjuru Jakarta. Sehingga ketika ada order untuk pentas mendadak, mereka sulit dihubungi. Akibatnya, order pun melayang. Sejumlah artis berembuk. Mencari solusi agar order tetap didapat.

Para pesohor saat itu sepakat membuat hunian dalam satu kawasan. Kelurahan Tangki dipilih, karena lokasinya berdekatan dengan Taman Hiburan Rakyat Lokasari, tempat mereka biasa manggung.

Terinspirasi dari nama Hollywood, maestro lawak Bing Slamet mengusulkan kampung artis tersebut diberi nama Tangkiwood. Dia berharap suatu saat Tangkiwood akan mengalahkan ketenaran Hollywood di Amerika.

Namun rupanya harapan mendiang Bing Slamet tersebut tak pernah terwujud. Tangkiwood kini menjelma menjadi salah satu kawasan padat penduduk di Jakarta.




  • Tangkiwood, Dulu Serupa Hollywood Kini Semrawut
    Laila Sari, salah satu artis yang tinggal di Tangkiwood. (Foto-detikcom)
  • Tangkiwood, Dulu Serupa Hollywood Kini Semrawut
    Laila Sari, salah satu artis yang tinggal di Tangkiwood. (Foto-detikcom)

(erd/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed