Kabut asap dirasakan pekat saat Jumat (7/2/2014) pagi hari. Kabut asap ini merupakan imbas dari kebakaran lahan dan hutan menjelang memasuki musim kemarau.
"Memang saat ini kabut asap mengepung Pekanbaru. Namun jarak pandang di bandara masih normal yakni 1,5 km. Dengan demikian belum mengganggu jadwal penerbangan," kata Airpot Duty Manajer Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Hasnan, kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada penundaan keberangkatan atau kedatangan. Namun demikian, situasi ini bisa saja berubah jika asap semakin pekat," kata Hasnan.
Berdasarkan catatan pihak BPBD Riau, menyatakan Riau dalam sepekan terakhirnya muncul lebih dari 60 titik hostpot. Titik panas itu menyebar di sejumlah kabupaten seperti, Indragiri Hulu, Bengkalis, Meranti dan Pelalawan.
Kabut asap yang saat ini dirasakan sangat pekat berada di Kota Dumai. Jarak pandang di kota itu bisa di bawah 500 meter.
"Tiga hari belakangan ini asap semakin tebal akibat kebakaran lahan. Belum ada pembagian masker dari pemerintah," ungkap Royhan (25) warga Dumai kepada detikcom.
(cha/aan)











































