Di India, Teman Dekat pun Bisa Jadi Pemerkosa

Pemerkosaan di India

Di India, Teman Dekat pun Bisa Jadi Pemerkosa

- detikNews
Kamis, 06 Feb 2014 15:11 WIB
Di India, Teman Dekat pun Bisa Jadi Pemerkosa
Foto Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Isu pemerkosaan di India menyedot perhatian dunia. Bermula dari kekerasan seksual yang berujung pada kematian seorang mahasiswi kesehatan berusia 23 tahun. Pemerkosaan pada malam 16 Desember 2012 itu menuai kecaman dari dunia luas. Wanita itu diperkosa oleh enam pria tak dikenal di dalam bus yang tengah melaju di kota Delhi.

Sejak kejadian itu, makin banyak kasus pemerkosaan yang terungkap ke publik. Para pelaku tak hanya gelandangan atau orang yang tidak dikenal. Di India, teman dekat pun bisa jadi pemerkosa. Bahkan, polisi yang seharusnya memberikan keamanan pun bisa jadi pemerkosa.

Wanita Polandia berusia 33 tahun diperkosa oleh supir taksi ketika hendak menuju Delhi dari Mathura, 2 Januari 2014. Dalam perjalanan 150 kilometer itu, sang sopir beberapa kali menyemprotkan obat-obatan yang membuat ibu satu anak itu tak sadarkan diri. Ketika sudah lemas, sang sopir keji pun memerkosanya.

Dia baru tersadar ketika mendengar tangisan anak balitanya yang berusia 2 tahun. Wanita yang sudah tiga tahun tinggal di India dan bekerja di bidang bisnis kain ekspor itu โ€˜dibuangโ€™ di dekat rel kereta. Polisi mengatakan masih belum mengetahui detail kekerasan pada wanita tersebut.

โ€œTapi memang sopir taksi itu menyemprotkan sejenis obat-obatan, dan dia terbukti mengalami perkosaan,โ€ kata polisi seperti dikutip dari CNN.

Selain orang tak dikenal, pelaku pemerkosaan juga bisa jadi teman sendiri. Korbannya remaja wanita berusia 14 tahun di Golabari, Howrah, India. Dia diperkosa oleh anak seorang tuan tanah dan tiga orang temannya sendiri. Tragisnya pemerkosaan berkelompok sudah berkali-kali selama satu setengah bulan.

Kengerian hidup remaja itu diketahui ayahnya yang kemudian melapor ke polisi. 25 Januari lalu, anak tuan tanah dan dua teman si wanita pun ditangkap polisi. Sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.

Maret tahun lalu, enam pria tak dikenal tiba-tiba menyambangi turis asal Swiss. Mereka memperkosa dan merampok serta menganiaya wanita 39 tahun itu. Ketika itu, wanita yang tak disebut namanya tersebut sedang bertamasya bersama suaminya dengan menggunakan sepeda keliling India.

Di Datia, wilayah Madhya Pradesh, India, mereka singgah lalu mendirikan kemah, tak jauh dari kawasan hutan. Saat akan kembali ke kemah, sekelompok pria menyerang mereka. Suami wanita itu dianiaya, sementara dia diperkosa dengan brutal.

Keenam pelaku berusia 22 hingga 30 tahun. Mereka adalah penduduk dari suku setempat yang tinggal di desa tak jauh dari lokasi kemah mereka. Kepolisian langsung bergerak cepat dan menciduk pelaku.

Penyidik pun berhasil mengembalikan barang-barang miliknya seperti handphone, ipad, dan uang sebesar $185 milik yang sempat dirampok pemerkosa. Mereka dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan provinsi Datia, pada medio Juli lalu.

(ros/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads