Jalan Baru terletak di pinggir Jalan RE Martadinata yang mengarah ke wilayah Sunter. Kedua jalan hanya dipisahkan oleh rel kereta api yang mengarah ke Stasiun Kota. Jalan Baru ini juga berdekatan dengan taman BMW.
"Sudah sebulan terendam kayak begini. Apalagi hujan tambah tinggi airnya," ujar seorang warga bernama Kardi, Kamis (6/1/2014).
Selain terendam air, jalan tersebut juga berlobang karena sering tergerus air dan dilewati truk kontainer.
"Makanya kalau lewat jalur ini harus pelan-pelan karena pasti masuk lobang," terangnya.
Menurut Kardi, penyebab utama Jalan Baru sering tergenang karena tidak adanya saluran air.
"Tidak ada saluran pembuangan di sini. Juga karena derahnya rendah padahal harusnya airnya mengalir ke Danau Sunter," kata Kardi.
Biasanya, lanjut Kardi, pihak kelurahan memompa air yang berada di Jalan Baru. Namun sayangnya upaya tersebut hanya bersifat sementara.
"Kalau dipompa ya tetap saja banjir. Kalau hujan deras pasti kayak begini lagi," ucapnya.
Beberapa kendaraan roda dua memang terlihat mogok saat melintasi wilayah ini. Beberapa anak-anak kecil menawarkan jasa mendorong motor dengan imbalan seikhlasnya.
(fiq/mpr)











































