Jokowi: Belum Perlu Perpanjang Tanggap Darurat Banjir

Hari ke-479 Jokowi

Jokowi: Belum Perlu Perpanjang Tanggap Darurat Banjir

- detikNews
Kamis, 06 Feb 2014 13:32 WIB
Jokowi: Belum Perlu Perpanjang Tanggap Darurat Banjir
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih mempertimbangkan ide perpanjangan tanggap darurat banjir di Ibukota. Ia berpendapat saat ini masih belum perlu.

"Lihat situasilah. Kalau memang hujannya deras seperti kemarin terus sepanjang 3, 4, 5, 6 hari ya baru kita akan memperpanjang situasi tanggap darurat. Tapi kalau tidak saya rasa tidak perlu.
Saya kira belum perlu karena kemarinkan hujannya dari malam dan sangat deras sekali. Tapi siang kan udah hilang," ungkap Jokowi di Gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2014).

Jokowi mengatakan penanggulangan banjir terus ditangani. "Semuanya dalam proses kan, perlu waktu. Saya kira setahun kemarin siang malam kita sudah habis-habisan. Kita juga sudah melakukan penanganan dari hulu ke hilir. Kita juga sudah temukan permasalahannya. Hulunya harus diapakan. Hilirnya harus diapakan. Kita perlu waktu," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan Jakarta dilalui 13 sungai besar dan 884 sungai kecil. "Harus diketahui, kita itu dilewati 13 sungai besar yang itu jadi tanggungjawab pemerintah pusat. Lalu ada 884 sungai kecil yang menjadi tanggung jawab Pemprov. Kalau yang di hulu yang nanem-nanem siapa. Jadi semua tidak hanya di kita semua, jadi ada kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat, Kabupaten Bogor dan pemerintah pusat. Jadi semuanya harus kerja sama," papar Jokowi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) sebelumnya mengatakan masa tanggap darurat banjir di Jakarta perlu diperpanjang dengan alasan masih banyak persoalan setelah banjir yang belum terselesaikan. Perpanjangan 7 hingga 10 hari ke depan.

(aan/mad)


Berita Terkait