"Lihat situasilah. Kalau memang hujannya deras seperti kemarin terus sepanjang 3, 4, 5, 6 hari ya baru kita akan memperpanjang situasi tanggap darurat. Tapi kalau tidak saya rasa tidak perlu.
Saya kira belum perlu karena kemarinkan hujannya dari malam dan sangat deras sekali. Tapi siang kan udah hilang," ungkap Jokowi di Gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2014).
Jokowi mengatakan penanggulangan banjir terus ditangani. "Semuanya dalam proses kan, perlu waktu. Saya kira setahun kemarin siang malam kita sudah habis-habisan. Kita juga sudah melakukan penanganan dari hulu ke hilir. Kita juga sudah temukan permasalahannya. Hulunya harus diapakan. Hilirnya harus diapakan. Kita perlu waktu," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) sebelumnya mengatakan masa tanggap darurat banjir di Jakarta perlu diperpanjang dengan alasan masih banyak persoalan setelah banjir yang belum terselesaikan. Perpanjangan 7 hingga 10 hari ke depan.
(aan/mad)










































