Emir Sering Tanyakan Transfer Uang dari Amerika di Rekening Century

Emir Sering Tanyakan Transfer Uang dari Amerika di Rekening Century

- detikNews
Kamis, 06 Feb 2014 11:11 WIB
Emir Sering Tanyakan Transfer Uang dari Amerika di Rekening Century
Jakarta - Politikus PDIP, Emir Moeis, didakwa menerima uang USD 423,98 ribu dari Alstom dan Pasific Resources Inc terkait tender PLTU Tarahan Lampung. Salah seorang saksi di pengadilan menyatakan Emir sering menanyakan kabar kiriman uang dari Amerika.

"Terdakwa pernah mengontak saya menanyakan kabar kiriman dari Amerika," ujar mantan staf marketing Century, Stevani Waworuntu dalam kesaksiannya di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (6/2/2014).

Stevani lupa berapa kali Emir pernah mengontaknya. Saat itu yang dicek oleh Emir adalah rekening milik PT perusahaan milik anaknya Armand Emir Moeis, PT Artha Nusantara Utama (ANU). Perusahaan ini dikelola oleh Zuliansyah Putra Zulkarnain atau yang akrab disapa Ican.

Uang yang dimaksud Emir adalah uang kiriman dari President Pasific Resources Inc di Amerika Serikat, Pirooz Muhammad Sarafi.

"Karena terdakwa menanyakan saya, saya mengkonfirmasi ke Pak Ican," ujar Stevani.

Di lain kesempatan, Stevani pernah juga dikontak oleh Emir, diminta untuk melakukan pencairan uang. Namun Stevani lupa berapa uang yang diminta untuk dicairkan itu.

"Terdakwa tidak menyebut nominal. Hanya bilang nanti Pak Ican yang akan menyampaikan nominalnya berapa," ujar Stevani.

Emir yang duduk di sebelah jajaran penasihat hukumnya memberikan tanggapan atas kesaksian Stevani tersebut. Menurut Emir, dia baru mengetahui mengenai keberadaan PT ANU berikut rekening perusahaan itu di Century setelah KPK mengusut kasus tersebut.

Dalam sidang ini, Emir Moeis didakwa menerima USD 423,98 ribu dari Alstom dan Pasific Resources Inc. Uang itu dikirim dari dua perusahaan tersebut ke perusahaan anaknya Emir.

Uang-uang itu dikirim oleh President Pasific Resources Inc di Amerika Serikat, Pirooz Muhammad Sarafi. Pirooz sebelumnya meminta Emir mempersiapkan perusahaan di Indonesia agar seolah-olah terdapat perjanjian bisnis. Sehingga pengiriman uang melalui perusahaan di Indonesia kelihatan sah.

Emir pun mengajukan perusahaan milik anaknya Armand Emir Moeis, PT Artha Nusantara Utama. Perusahaan ini dikelola oleh Zuliansyah Putra Zulkarnain.

(fjp/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads