Sejumlah ruas jalan di kawasan Jakarta Utara tergenang akibat banjir. Genangan air yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kendaraan roda dua mogok.
Berdasarkan pantauan di sejumlah ruas jalan antara kawasan Gunung Sahari Jakarta Pusat hingga Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (5/2/2014) petang, ketinggian genangan bervariasi.
Genangan air ini tentu saja membuat mogok sepeda motor. Akibatnya, di sana-sini nampak para pemotor memperbaiki motornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah sejumlah variasi genangan air yang merepotkan pengguna jalan hingga petang tadi;
1. Gunung Sahari, Jakarta Pusat
Di Jalan Gunung Sahari, ketinggian air bervariasi dari 30 cm- 50 cm. Di depan SPBU Gunung Sahari, air menggenang setinggi 30 cm. Kondisi ini tentu merepotkan pengguna jalan. Arus kendaraan dari dan menuju Stasiun Senen harus bercampur di jalur yang sama, yaitu jalur menuju dari Stasiun Senen arah Mangga Dua.
Genangan muncul lagi di depan WTC Mangga Dua. Di sini, air terpantau lebih tinggi lagi, maksimal setinggi 50 cm. Kondisi ini diperparah dengan jalan berlubang. Para pemotor banyak yang memilih melintas di atas trotoar daripada harus mengambil risiko mogok karena berkubang di genangan air keruh.
2. Jalan Angkasa Raya, Kemayoran-Pasar Baru
Jalan Angkasa Raya juga tak luput dari genangan. Air setinggi 30 cm-50 cm nampak di Jalan Angkasa arah Kemayoran ke Pasar Baru.
Pemotor dan sebagian kendaraan roda empat memilih melawan arus melewati ruas jalan arah Pasar Baru ke Kemayoran. Genangan di ruas arah Kemayoran relatif lebih rendah di bagian pinggirnya.
Genangan ini juga dimanfaatkan anak-anak setempat untuk bermain air, dan para pemudanya mengatur jalan. Namun jalan underpass di wilayah ini aman dari genangan.
3. Jalan Danau Sunter
Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara, tergenang setinggi 30 cm. Genangan ada setelah SPBU Jalan Danau Sunter arah Kelapa Gading.
Banyak sepeda motor yang mogok karena harus menerjang genangan ini. Sementara kendaraan roda empat cuek saja melewati air keruh di tempat ini.
4. Jl Mitra Sunter Boulevard,
Jalan dari dan menuju Kelapa Gading, Jakarta Utara ini tergenang air hingga 50 cm. Namun masih saja banyak motor yang nekat menerjangnya, meski mogok menjadi taruhannya.
Akibatnya, persimpangan jalan ini dengan Jalan Taman Sunter Indah dipadati ratusan masyarakat. Sebagian dari mereka memperbaiki motor, sebagian lagi hanya bengong atau berusaha menikmati suasana dengan jajan di pinggir jalan.
Terpantau pula di bagian jalan ini yang lebih dekat ke Kelapa Gading, banyak para pemotor bahu-membahu mengangkat motornya melintasi pembatas jalan. Mereka bermaksud putar balik tanpa menerjang genangan lebih tinggi. Polisi yang berjagapun membiarkan saja.
5. Persimpangan Jalan Sunter Mas Barat dan Jalan Yos Sudarso
Genangan di persimpangan jalan ini relatif rendah. Tentu ini tak jadi soal untuk pengguna jalan karena genangan maksimal hanya setinggi 30 cm.
Meski begitu, macet menanti di depan mata, yaitu di Jalan Yos Sudarso. Sepeda motor, mobil, dan truk kontainer bercampur menjadi satu dalam kepadatan.
6. Jalan Yos Sudarso
Banjir tambah tinggi, macet kian parah. Genangan di Halte Trans Jakarta Yos Sudarso-Kodamar sampai 50 cm. Kontan saja, pemotor memilih lajur aman, mengarah ke tengah, semakin berbaur dengan mobil dan truk-truk besar.
Jalan Yos Sudarso tak memungkinkan untuk dilewati. Maka pemotor diperkenankan masuk Gerbang Tol Sunter. Terlihat sepeda motor berbagai jenis bersusah payah memasuki gerbang tol yang padat dan kian berbahaya karena genangan air. Nampak dua motor mogok tak kuat lagi melawan air.
Para pengendara motor akhirnya naik ke jalan layang Tol Sunter. Semakin menanjak, laju kendaraan kian pelan. Terlihat 50an motor diparkir di pinggir jalan layang ini. Moto-motor itu harus diperbaiki karena mogok.
Tampak dari jalan layang, Jalan Yos Sudarso benar-benar lumpuh karena genangan air 50 cm.
Genangan yang terpantau dari jalan layang terjadi sampai Graha Kirana, air berwarna coklat mematikan arus transportasi. Terlihat ada belasan karyawan sekitar wilayah itu yang tak bisa beranjak dan hanya bengong melihat banjir.
7. Kelapa Gading
Jalanan persis di depan Mall of Indonesia (MOI) mengarah ke Bundaran Kelapa Gading masih kering bebas genangan. Namun kontras dengan jalan arah sebaliknya, air menggenang setinggi 50 cm.
Setelah itu, genangan air menghalangi semua arus jalan di depan Mall KTC hingga Bundaran Kelapa Gading. Sejumlah mobil dan sepeda motor tetap berusaha menerjang genangan ini.
(dnu/fdn)











































