Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki teman korban yang sesama pecandu.
"Sekarang sedang dicari kelompoknya, di mana mereka memakai narkotika dan bagaimana korban bisa tewas," kata Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diduga OD di suatu tempat kemudian dibuang di daerah situ," pungkasnya.
Karung berisi mayat itu pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Elyadi (49) saat sedang berkeliling meronda. Saksi melihat motor Ninja RR bernopol B 3248 SHJ di depan sekolah tersebut dan di samping motor itu terdapat karung.
Saksi yang mencurigai karung tersebut kemudian membukanya hingga akhirnya diketahui isi karung itu rupanya mayat laki-laki. Saat ditemukan, mayat tersebut hanya mengenakan celana dalam hitam dan kaos kaki hitam serta jam tangan G-Shock warna biru.
Pada wajah korban ditutupi handuk kecil warna putih, kemudian hidung mengeluarkan darah serta mulut berbusa. Mayat memiliki ciri-ciri badan gemuk, warna kulit putih, rambut cepak dan tinggi badan sekitar 170 Cm.
Identitas korban diketahui setelah polisi menelusuri pelat nomor motor yang diparkir di samping mayat tersebut. Keluarga yang sudah mengecek jenazah, juga membenarkan bahwa mayat tersebut bernama Edward.
(mei/)










































