"Hari ini pukul 10.00 WIB sudah open traffic, pekerjaannya sendiri tinggal finishing saja, yang bisa dilaksanakan meskipun ada kendaraan yang lewat," tutur Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Danis H Sumadilaga dalam siaran persnya, Rabu (5/2/2014).
Danis mengatakan, selain membangun jembatan baru, penanganan yang dilakukan adalah peninggian badan jalan satu meter untuk menghindari terjadinya limpasan aliran air baik di sisi utara maupun sisi selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan TB SImatupang mengalami kerusakan akibat banjir, tepatnya di depan Gedung Graha TB Simatupang (sisi utara) dan Gedung Plaza Oleos (sisi selatan) diakibatkan peningkatan debit air sehingga gorong-gorong yang ada di bawah jalan tersebut tidak mampu menampung aliran air dari Kali Sarua yang menuju Kali Mampang.
Derasnya aliran air mengakibatkan timbunan badan jalan sisi utara di atas gorong-gorong yang terbuat dari Aramco tergerus. Hal ini menyebabkan perkerasan jalan di sisi utara menggantung dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Sementara kondisi pengerasan jalan di sisi selatan masih cukup aman dari gerusan air.
Sejak 16 Januari 2014, ruas jalan ini ditutup. Selama masa penutupan jalan, sebagian arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Jati Padang kemudian berbelok ke Jalan Ragunan Raya menuju Pasar Minggu. Sebagian lagi melalui Jalan Tol Lingkar Luar.
(zlf/rmd)










































