Hadiri Maulid Nabi di Pekalongan, SBY Bicara Soal Bencana Alam

Hadiri Maulid Nabi di Pekalongan, SBY Bicara Soal Bencana Alam

Moksa Hutasoit - detikNews
Rabu, 05 Feb 2014 15:43 WIB
Hadiri Maulid Nabi di Pekalongan, SBY Bicara Soal Bencana Alam
SBY di International Batik Center (IBC) Pekalongan
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri acara Maulid Nabi di Pekalongan, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, presiden menyinggung soal perlunya kerjasama dalam mengatasi bencana alam di Indonesia.

Berpakaian serba putih, SBY datang ke Gedung Kanzus Sholawat di Jalan Dr Wahidin, Pekalongan, Rabu (4/2/2014). Ada ribuan jamaah yang hadir dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Habib Muhammad Lutfi bin Yahya meminta agar seluruh rakyat mau bergandengan tangan membangun bangsa. Lutfi juga meminta komitmen dari seluruh jamaah yang hadir untuk mau menjaga kesatuan negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan SBY sendiri mengatakan, begitu banyaknya bencana alam di Indonesia merupakan sebuah ujian. Sejauh mana warga bisa merawat alam sehingga dapat terhindar dari bencana alam.

Sebenarnya, bencana yang terjadi saat ini tidak hanya dialami oleh Indonesia saja. Seluruh dunia bahkan sedang bertarung mengatasi bencana alam.

"Semua itu perlu kebersamaan luas, kita bisa atasi bencana ini untuk melanjutkan pembangunan kita untuk hari esok yang lebih baik," kata SBY.

SBY yakin, dengan bergandengan tangan, Indonesia dapat mengatasi segala macam rintangan. "Kalau yang lain bisa, kita juga harus bisa," kata SBY penuh semangat.

Berulang kali SBY menekankan perlunya persatuan dan kesatuan dari seluruh warga untuk membangun negeri. SBY berharap tidak ada lagi halangan kerjasama meski berbeda suku, agama, bahasa maupun budaya.

"Keberhasilan ditentukan bukan hanya pemimpinnya, tapi dukungan rakyat," tandasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga turut hadir dalam acara ini. Selain itu, sejumlah menteri KIB II antara lain Menteri Agama, Mendikbub, Sesneg, Seskab hingga Kapolri dan Panglima TNI.

(mok/)


Berita Terkait