Sahal Janji Segera Selesaikan Perpecahan di Tubuh NU

Sahal Janji Segera Selesaikan Perpecahan di Tubuh NU

- detikNews
Kamis, 02 Des 2004 11:57 WIB
Boyolali - Tampaknya perpecahan di tubuh NU yang diakibatkan dukung-mendukung figur pucuk pimpinan menjadi fokus rais am terpilih KH Sahal Mahfudz. Dalam jangka dekat, Sahal berjanji akan melakukan konsolidasi dan menyelesaikan perpecahan di tubuh NU. "Muktamar kali ini membuat ikatan persaudaran mengendor. Saya berjanji akan segera konsolidasi kepada semua tokoh. Ini penting dilakukan, agar sebagai organisasi NU tidak terbengkalai oleh masalah-masalah internal ," kata Sahal di acara penutupan muktamar di halaman Ruang Jeddah Asrama Haji Donohudan Boyolali, Kamis (02/12/2004). Sahal mengatakan, isu perpecahan sudah muncul sebelum muktamar diselenggarakan. Hal itu tidak saja terjadi pada warga nahdliyin, tapi juga di kalangan kiai. Pada saat muktamar, semuanya terpancing sehingga perpecahan seperti benar-benar terjadi. Pengasuh Ponpes Maslakul Huda Kajen Pati ini menambahkan, perpecahan itu terjadi hanya karena adanya dominasi kepentingan beberapa orang. Dari situ, kondisi melebar pada warga. Karena aura muktamar memang sedang panas-panasnya. "Sesuai amanat muktamar, saya bersama dengan ketua umum terpilih dan formatur akan segera membentuk kepengurusan PBNU periode 2004 - 2009. Semoga semua orang dapat menerimanya dengan ikhlas," paparnya. Sahal berharap semua pihak, baik kalangan muda maupun tua, memberi kesempatan padanya dan kepada semua pengurus untuk melakukan kerja-kerja lima tahun ke depan. Tanpa kontribusi mereka, NU tidak akan bisa berjalan sebagaimana saat ini. Terakhir Sahal menyatakan, muktamar kali sedikit berbeda dengan muktamar sebelumnya. Sebelum dipilih, ketua umum PBNU wajib menandatangi kontrak jam'iyah. Kontrak itu berisi pernyataan dan janji menjalankan amanat khittah selama menjadi pengurus. "Dengan cara seperti ini, diharapkan kepemimpinan NU bersih dari nuansa politik sebagaimana terjadi beberapa waktu lalu," demikian Sahal Mahfudz. (asy/)


Berita Terkait