Commuter Line Alami Gangguan Sinyal, Ini Keluh Kesah Para Roker

Commuter Line Alami Gangguan Sinyal, Ini Keluh Kesah Para Roker

- detikNews
Rabu, 05 Feb 2014 09:10 WIB
Commuter Line Alami Gangguan Sinyal, Ini Keluh Kesah Para Roker
Jakarta - Pengguna Commuter Line Jabodetabek pagi ini, Rabu (5/2/2014), tampaknya mesti ekstra sabar. Perjalanan dari Bogor dan Bekasi terhambat gangguan sinyal di Stasiun Jakarta Kota. Para roker alias rombongan kereta mengeluarkan uneg-unegnya.

Bertambah parah lantaran rel di Stasiun Kampung Bandan terendam sehingga tidak dapat dilintasi. Alhasil, hampir semua perjalanan tertahan.

Pantauan Detikcom yang berada di Commuter Line Bekasi - Jakarta Kota dengan jadwal berangkat pukul 07.12 WIB masih terhenti di sinyal masuk Stasiun Jatinegara sekitar Cipinang. Kereta sudah berhenti hampir 1 jam.

Kondisi dalam kereta penuh sesak dan mulai terdengar keluhan karena terlambat pergi ke kantor. "Ini sering banget sih tiap hujan pasti gangguan sinyal. Gimana mau ke kantor? Sudah ini sih pulang lagi saja," kata seorang pegawai swasta, Andini.

Seorang penumpang lain asal Bekasi, Nia, malah sudah 1,5 jam tertahan di Stasiun Mangga Besar. "Berangkat sudah dari jam 6, tapi di Mangga Besar sudah 1,5 jam lebih. Parah," ujarnya.

Hal sama dialami Ni Made Christyani, pegawai bank swasta di Jakarta, yang akhirnya memilih tidak jadi masuk kerja dan kembali ke rumah setelah Commuter Line yang ditumpanginya berhenti hanya sampai Jatinegara.

"Ini balik lagi ke Bekasi, sudah sampai Kranji pakai kereta yang sama. Daripada maksain, percuma," katanya.

Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa lewat pesan Blackberry Messenger
mengucapkan permohonan maaf karena perjalanan kereta lintas Bogor - Jakarta Kota dan Bekasi - Jakarta Kota hanya sampai Stasiun Manggarai.

"Sehubungan dengan gangguan persinyalan di Stasiun Jakarta Kota, maka perjalanan KRL Lintas Bogor- Jakarta Kota dan Bekasi - Jakarta Kota hanya dapat dilakukan sampai dengan Stasiun Manggarai. Kami mohon maaf atas gangguan perjalanan ini," ujarnya.


(fip/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads