"TransJakarta koridor III (Kalideres-Harmoni) kembali stop beroperasi. Karena dijadikan tempat pengungsian warga setempat," kata Kepala Humas Unit Pengelola (UP) TransJakarta Sri Ulina Pinem kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (4/2/2014).
Pengungsi yang berada di halte TransJ sedikitnya ada 229 warga. Mereka Kembali mengungsi ketika sebelumnya selama kurang lebih 2 minggu mengungsi di pengungsian dan mengeluhkan kurangnya bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengaku tak mempermasalahkan mengungsi di Halte Transjakarta. Selain sudah diizinkan oleh pihak TransJakarta, para pengungsi hanya mengeluhkan mengenai atap halte yang bocor.
"Paling kalau ngungsi di sini pas lagi hujan atapnya sering bocor. Dan air bersihnya kurang," ujarnya.
Halte Transjakarta Jembatan Baru kini terlihat kumuh. Seluruh bagian samping halte tersebut saat ini telah ditutupi terpal. Terpal itu sengaja dipasang para pengungsi untuk melindungi mereka dari panas dan guyuran air hujan.
(spt/ndr)










































