"Ibu Linda juga sudah menandatangani MoU dengan Bawaslu untuk mengakomodasi 30 persen keterwakilan perempuan di Senayan," ujar Sekretaris Menteri Sridantik Anwar di Gedung Menara Merdeka, Jl Budi Kemuliaan I, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2014).
Sri yang mendampingi Linda memaparkan salah satu poin rencana prioritas 2014. Rencananya pada Pileg 9 April mendatang terdapat 350 caleg untuk 9 provinsi. Diakuinya jika jumlah 30 persen itu hingga kini masih banyak memicu pro dan kontra.
Tak jarang, banyak parpol yang mengejar kuantitasnya saja tanpa benar-benar memperhitungkan kualitas orang tersebut. Tak ayal, hal itu memicu kekhawatiran sejumlah pihak terhadap si calon akan bagaimana rekam jejaknya di dunia politik.
"Keinginan semua pihak agar perempuan mendapatkan akses. Memang laki-laki jauh lebih banyak dibanding perempuan. Kalau dirasa hanya memenuhi jumlah saja tanpa memenuhi kualitas, kita beri dulu akses kepada perempuan itu untuk bertanggung jawab," tutur Linda.
"Kita akan mendorong parpol untuk melakukan kaderisasi dan koordinasi. Bagus atau tidaknya caleg itu nanti berdampaknya kan sama partai," tukasnya.
(van/van)











































