Yohanes yang hari ini diperiksa sebagai saksi untuk Rudi di PN Tipikor Jakarta, Selasa (4/2/2014) mengakui bahwa dia mengenal Deviardi sejak 2012. Saat itu Rudi, belum menjadi kepala SKK Migas.
"Saya bertemu sekali dengan Deviardi di kantor," ujar Yohanes dalam kesaksiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu Ardi pelatih golf saat saya bertemu dengan dia pada 2012. Saat Rudi main golf kebetulan saya datang," kata Yohanes.
Pengakuan yang sama juga terlontar dari dua petinggi SKK Migas, Gerhard Marteen Rumeser, Deputi Pengendalian Bisnis SKK Migas dan Kepala Divisi Penunjang Operasi SKK Migas Iwan Ratman. Iwan adalah orang yang mengenalkan Deviardi ke Rudi.
"Saya mengenalkan maksud saya biar Pak Rudi familiar dengan golf. Ardi ini kan jago main golf. Saat itu Rudi masih Wamen," kata Iwan.
Sedangkan Gerhard, pernah dua kali bertemu Deviardi. Salah satu pertemuan dilakukan di Singapura.
"Saat itu saya tengah mengantar istri saya untuk berobat. Lewat SMS interaksinya. Bertemu di salah satu hotel di Singapura," ujar Gerhard.
Pertemuan yang kedua, terjadi di kantor SKK Migas. "Saat itu Deviardi bertanya apakah ada peluang bisnis atau tidak. Saya jawab tidak ada," katanya.
(/aan)











































