"Semua sudah ada di BAP saya, biar lah kita serahkan kepada hukum yang sedang berjalan," kata Sutan melalui pesan singkat, Selasa (4/2/2014).
Nama Sutan terkait pengamanan proyek ini muncul di rekaman percakapan melalui pesan singkat antara Deputi Pengendalian Bisnis SKK Migas Gerhard Rumeser dan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini pada pertengahan 2013. Saat itu Rudi mengirimkan pesan singkat kepada Gerhard.
"Dari SB. Pak Rudi saya dengar tender sudah dibuka. Penawaran Timas lebih rendah dari Saipem. Seharusnya pemenang tender dari penawar terendah," demikian bunyi SMS tersebut yang dibacakan oleh hakim anggota Anwar.
Ketika dikonfirmasi pesan singkat tersebut, Gerhard mengatakan bahwa itu merupakan pesan dari Sutan Bhatoegana kepada Rudi. Oleh Rudi diteruskan kepada Gerhard. Proyek yang dimaksud adalah pembangunan konstruksi lepas pantai.
"Saya menduga SB adalah Sutan Bhatoegana karena Sutan adalah komisaris PT Timas," ujar Gerhard.
"Di BAP saudara, Anda menyebut pesan dari SB ini karena dia ingin mengawal PT Timas, betul seperti itu," tanya jaksa Riyono.
"Iya," jawab Gerhard yang kini menjadi tenaga ahli di SKK Migas ini.
(trq/ndr)











































