Hingga Selasa (4/2/2014), dari pantauan di lokasi hanya satu jalur saja yang bisa diakses dari Jakarta menuju Bandung. Kondisi ini sudah lebih baik. Sebelumnya, lajur Bandung ke Jakarta terpakai satu lajur untuk penerapan contra flow.
Pihak Jasa Marga tidak lagi memberlakukan contra flow sejak Minggu (2/2) pagi. "Sejak pukul 06.30 Minggu sudah tidak diterapkan," ujar Ahmad Basuni, petugas Manajemen lalu lintas Jasa Marga di lokasi.
Meski demikian dampak kepadatan lalu lintas masih terasa hingga kilometer 70. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung tampak mengantre akibat hanya dibuka satu lajur saja. Sementara dari arah Bandung ke Jakarta sudah normal.
Kendaraan berat pun masih belum diperolehkan melintas di lokasi amblas. "Kendaraan kecil atau B1 sudah bisa melintas sejak Minggu (2/2) pagi. Insy Allah besok bisa dipakai dua lajur lagi," harap Ahmad Basuni.
Kendaraan berat sementara masih akan dialihkan dari Cikampek masuk ke Sadang bagi yang menuju Bandung. Pasalnya di lokasi masih dilakukan sejumlah perbaikan. Khususnya pinggir tol yang menuju Bandung. Perbaikan ini menjadi tahapan berikutnya, namun tidak mengganggu lalu lalu lintas.
Pekerjaan pengaspalan masih difokuskan pada lajur kedua. Namun kondisi cuaca hujan membuat proses ini sempat terganggu. Pengaspalan sempat diulang karena masih terjadi keretakan.
"Akibatnya, kendaraan jadi terhambat sekitar 15 menit di lokasi," tandas Tony, 52. Setelah itu, lalu lintasnya lancar.
(ndr/ndr)











































