Pusat Evakuasi Banjir Roboh, 100 Orang Dikhawatirkan Tewas

Pusat Evakuasi Banjir Roboh, 100 Orang Dikhawatirkan Tewas

- detikNews
Kamis, 02 Des 2004 09:02 WIB
Fiplipina - Sebanyak 100 orang hilang dan dikhawatirkan tewas setelah sebuah pusat evakuasi banjir roboh. Pusat evakuasi tersebut digunakan untuk menampung korban musibah banjir yang terjadi di Kota Real, Filipina Timur.Kejadian tersebut menambah jumlah korban yang sebelumnya sekitar 500 orang tewas ataupun hilang di tiga kota di wilayah timur Filipina akibat banjir bandang hari Senin (29/11/2004) lalu.“Warga ingin menggunakan bangunan tersebut sebagai pusat evakuasi, tapi bangunan itu malah roboh. Mereka terjebak di reruntuhan bangunan dan hilang. Tapi pejabat lokal menduga bahwa mereka telah meninggal,” kata Sekertaris Pertahanan Ernesto Carolina, seperti dikutip situs AFP, Kamis (2/12/2004).Sejauh ini, kata Carolina, 25 jenazah telah ditemukan dari lokasi kejadian. Bangunan tempat evakuasi itu merupakan baian dari rumah pantai di kota Real. Dua kota lainnya yang terkena musibah tanah longsor dan banjir ini adalah kota Infanta and General Nakar.Bencana alam ini juga merobohkan jembatan-jembatan di ketiga kota. Carolona mengatakan, angina kencang dan ombak besar juga menyulitkan tim penyelamat yang berusaha menuju kota yang dihuni sekitar 30.000 orang baik di darat maupun air itu. (fab/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini