Kepala Penerangan SAR Universitas Hasanuddin, Asmar Maulana, yang dihubungi detikcom menyebutkan jenazah korban hanyut tersebut ditemukan sekitar 500 meter dari rumah korban yang berlokasi di tepi Sungai Kaluarang.
"Saat mendapatkan laporan korban hanyut, SAR Unhas menurunkan satu tim evakuasi berjumlah 5 personel, setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal hanyutnya korban," tutur Asmar.
Menurut Asmar, korban dilaporkan hanyut di sungai Kaluarang selepas melaksanakan salat Magrib di rumahnya, Desa Buakkang, Kec. Bungayya, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/2). Saat itu, korban hendak memeriksa kandang ayamnya yang berada di bawah kolong rumahnya yang berbentuk rumah panggung. Karena lama tak kembali ke rumah, keluarganya pun curiga.
Anggota keluarga yang mencari Hj Ramlah hanya menemukan sendal korban. Keluarganya langsung curiga korban terjatuh di Sungai Kaluarang yang hanya beberapa meter dari belakang rumah korban. Baru hari ini jenazahnya ditemukan.
(mna/try)











































