Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakuakan pertemuan dengan LSM Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Hal yang dibahas dalam pertemuan kedua lembaga tersebut yaitu terkait hak asasi tersangka.
Pertemuan tersebut digelar Senin, 3 Febuari 2014. Keduanya sepakat akan saling memperkuat, membagi informasi serta bersama-sama memperkuat posisi Polri sebagai penegak hukum yang adil, jujur dan tidak memihak.
"Hari ini kami menyampaikan bahwa Kompolnas sangat setuju dengan penyampaian Kontras beberapa waktu lalu yang mengharapkan Kapolri dan Kabareskrim agar rajin turun ke bawah untuk ikut meminimalisir jumlah perilaku penyidik yang sering memihak atau merekayasa perkara," ujar komisioner Kompolnas M Nasser saat dihubungi detikcom, Selasa (4/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semangat membela anak buah harus dibuat seimbang dengan spirit untuk membantu dan menolong masyarakat," ujarnya.
Nasser menambahkan, Kompolnas optimis bila semangat ini didorong secara managerial dan dikerjakan serius oleh pimpinan Polri disemua level maka pada tahun 2030 reformasi Polri akan menuai hasil yang menggembirakan. Pihaknya berharap di sela-sela kesibukannya, Kapolri tidak absen untuk monitor perilaku penyidik di semua level Polri.
"Bila ini tercapai, pada gilirannya Polri akan memberi kontribusi sangat penting dalam menentukan kejayaan dan kemuliaan bangsa ini," tutur Nasser.
(rna/jor)











































