Meski saat ini air mulai surut dan para pengungsi satu per satu ke kediaman masing-masing, namun sisa banjir masih terlihat jelas; sampah-sampah menggunung dimana-mana.
Selain itu, SD Jangga 1 dan SD Jangga 2, serta TK Tunas Harapan Desa Jangga turut terkena dampak banjir. Fasilitas ini untuk sementara tidak dapat digunakan karena kerusakan akibat terendam banjir. Fasilitas lain yang rusak adalah jalan raya Indramayu yang tergerus akibat banjir.
Polda Jabar mengerahkan 1.040 personel untuk membantu revitalisasi Desa Jangga. Wakil Kapolda Jabar Brigjen Polisi Rycko Amelza Dahniel turut melebur dengan warga guna berbenah desa yang sempat 'mati' karena bencana banjir.
βIni merupakan bentuk nyata pelayanan kami kepada masyarakat korban bencana. Kami bahu membahu, bersama memperbaiki lingkungan tempat mereka tinggal, pasca banjir," kata mantan ajudan Presiden SBY ini, melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/2/2014).
Rycko terlihat tidak segan mengangkat bangku-bangku sekolah atau mengeruk sampah-sampah sisa banjir dengan mengenakan seragam kepolisiannya.
"Ini kegiatan posistif yang harus terus dilakukan oleh kepolisian Jawa Barat, memberikan respons positif dengan tepat dan cepat, serta peka pada lingkungan sekitarnya," ujarnya.
Selain upaya revitalisasi desa, turut digelar juga aksi pengobatan massal. Pemeriksaan dikhususkan untuk mengecek penyakit akibat banjir, seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, serta flu dan batuk. Bila tidak dapat tertangani, maka warga tersebut akan dirujuk ke rumah sakit.
(ahy/rna)











































