"Secara struktur sudah stabil. Kalau ada penurunan sedikit di bahu atau bahkan di lajur kiri antara 1 sampai 2 cm itu sudah kita prediksikan," kata Dirop Jasa Marga Hasanudin, dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (3/2/2014).
Menurut Hasanudin, perbaikan yang kini tengah berjalan sudah sesuai rencana. Namun, pihaknya masih menunggu proses konsolidasi tanah di badan jalan setelah proses grouting dan levelling.
"Kita prediksi, primary consolidation (pemampatan tanah) akan diikuti oleh secondary consolidation paska perbaikan. Kita percepat consolidationnya dengan pembukaan lajur untuk dilewati lalu lintas," ujarnya.
Hasanudin memperkirakan, konsolidasi tanah tersebut selesai Selasa (4/2) pagi. Setelah itu masuk ke proses perapihan.
"Sorenya akan kita overlay seluruh lajurnya 4 hingga 5 cm. Kemudian proses perbaikan utama badan jalan kita nyatakan selesai, dan tinggal perapihan-perapihan saja," ungkap Hasanudin.
KM 72 ambles sepanjang 100 meter dengan lebar 10-15 cm, Jumat (24/1) lalu. Jasa Marga memberlakukan contra flow agar arus lalu lintas tidak macet total. Contra flow diberlakukan dari KM 70.400 sampai dengan KM 72.100 dari arah Jakarta menuju Bandung. Pada Minggu (2/2) contra flow ini sudah dibuka.
(rna/jor)











































