Jembatan Transit TransJ di Dukuh Atas I dan II Minim Penyinaran

Jembatan Transit TransJ di Dukuh Atas I dan II Minim Penyinaran

- detikNews
Senin, 03 Feb 2014 22:56 WIB
Jakarta - Pemprov DKI terus mendorong warganya untuk beralih ke transportasi massal demi mengurangi kemacetan di Jakarta. Sayangnya, hal ini tidak didukung dengan fasilitas pendukung yang memadai, misalnya kondisi penerangan di jembatan penyeberangan.

Senin (3/2/2014), pukul 20. 15 WIB antrean para penumpang TransJ Koridor 4 jurusan Pulo Gadung-Dukuh Atas mengular hingga ke atas jembatan penyeberangan. Hal ini memang sudah biasa mengingat jumlah penumpangnya yang banyak tak berbanding lurus dengan armada bus yang masih minim.

Para warga yang sedang mengantre ini harus bertambah penderitaannya karena kondisi jembatan transit yang jadi penghubung halte Dukuh Atas I di Jalan Sudirman menuju halte Dukuh Atas II di Jalan Dukuh Atas tak disinari lampu. Sinar lampu hanya ada di badan jembatan dari Halte Dukuh Atas I.

Saat menyusuri jembatan penyeberangan menuju halte Dukuh Atas II, tak ada satupun lampu yang menyala. Penerangannya hanya berasal dari lampu-lampu jalan yang masuk melalui celah dahan pepohononan.

"Ih kok gelap? Jaga tas lu, jangan sampai dicopet," ucap salah satu penumpang pada rekannya yang tengah mengantre.

Tak jelas sejak kapan jembatan transit ini tak memiliki penerangan, namun para penumpang harus berjaga agar tak lengah dan akhirnya dicopet. Cahaya lampu baru terlihat saat memasuki halte bus Dukuh Atas II. Kembali lagi, penumpang TransJ harus bergelut dengan antrean yang penuh sesak di dalam halte.

Pemprov DKI seharusnya tak hanya melakukan peremajaan busnya saja. Namun, perbaikan infrastruktur armada yang sudah berusia 10 tahun ini harusnya diperbaiki seperti sarana yang ada di lingkungan haltenya.



(bil/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads