Berdasarkan pantauan satelit NOAA18, hotspot tersebar di 4 kabupaten. Sebanyak 20 titik di Kabupaten Indragiri Hilir, 16 (Kabupaten Pelalawan), sisanya di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Meranti.
"Kita sudah mengimbau kepada semua kabupaten terutama yang terdapat titik panas untuk segera mencegah sampai meluas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Said Sahlul, Senin (3/2/2014).
Sahlul menjelaskan, untuk Kabupaten Meranti, kebakaran terjadi di wilayah perkebunan sagu. Luasan yang terbakar belum dilaporkan. "Namun yang pasti kebun sagu yang terbakar," kata Sahlul.
Timbul asap tipis di Meranti. Hal ini sudah dilaporkan ke ke BNPB dan Menkokesra. "Sudah dilaporkan," pungkasnya.
(cha/try)











































