"Ya KAI kita tarik dan beberapa dari KAI juga kita dapat rekomendasi. Tes dulu. Pokoknya kalau untuk MRT itu dari KAI semua," ujar Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2014).
Ahok mengatakan TransJakarta yang saat ini Unit Pelaksana TransJakarta akan berubah menjadi Perusahaan Terbuka (PT) dan menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ahok berharap berbagai permasalahan yang belum terlesaikan selama ini bisa diselesaikan.
"Karena mindset kan, persepsinya beda. Kita orang pemerintah dan Dishub beda. Kalau kita letakkan direksi-direksi bekas orang perbankan yang orientasinya ke servis kan beda. Selama ini PT KAI dikelola Pak Jonan, dia nggak punya background kereta api lho. Tapi dia punya budaya melayani orang. Makanya kereta api sekarang bagus kan?" ungkapnya.
Saat ini menurut Ahok pihaknya sudah melakukan fit and proper test kepada sejumlah orang yang akan mengisi manajemen TransJ. Dalam waktu dekat akan diumumkan siapa-siapa saja orang yang lolos dari fit and proper test tersebut.
"Ya ini lagi kita siapin. Mungkin nanti kita mau join. Kan mau bikin PT itu harus ada dua nama, Jakpro dengan Pemprov mungkin," tuturnya.
(mpr/nrl)











































