AS Tambah 12 Ribu Pasukan di Irak
Kamis, 02 Des 2004 06:01 WIB
Jakarta - Amerika Serikat menambah jumlah pasukannya di Irak sebanyak 12 ribu personil untuk mengamankan Pemilu Irak Januari 2005 mendatang. Total saat ini, merupakan jumlah pasukan terbanyak sejak invasi AS ke Irak Maret 2003 lalu.Penambahan ini diawali dengan pengiriman 1.500 pasukan dari Divisi Airborne ke-82 bulan ini. Pengamanan Pemilu Irak juga ditandai dengan penambahan waktu tugas bagi sekitar 10.400 tentara AS di Irak hingga Maret 2005.Direktur Operasi Staff Gabungan Brigjen. David Rodriquez, kepada wartawan mengatakan, pada Januari 2005 nanti, pasukan AS di Irak akan bertambah dari 138 ribu personil menjadi 150 ribu pasukan.βItu adalah jumlah pasukan AS terbesar di Irak sejak invasi. Saat Presiden Bush mendeklarasikan perang Irak pada Maret 2003 lalu, jumlah pasukan mencapai 148 ribu personil,β kata Rodriguez, seperti dikutip situs AP, Kamis (2/12/2004).Pendaftaran pemilu Irak masih belum dimulai di sejumlah kota yang belum stabil, seperti Fallujah dan Ramadi di sebelah barat Baghdad. Di kota Mosul saat ini juga terjadi berbagai pertempuran.Saat ini, pasukan AS sedang berusaha melakukan pengamanan di sejumlah kota di Irak menjelang pemilu bulan Januari. Penambahan pasukan ini dipandang perlu untuk mengatasi gannguan terhadap pemilu pertamapasca jatuhnya rezim Saddam Hussein di Irak.
(fab/)











































