Nasabah Bank Waspadai Modus Perampokan dengan Paku Tembak
Kamis, 02 Des 2004 00:42 WIB
Lampung - Para nasabah bank di Lampung tampaknya harus waspada dengan modus baru perampokan, yakni dengan cara memasang paku tembak pada ban mobil nasabah. Dalam lima bulan terakhir di kota pintu gerbang Sumatera ini, telah terjadi empat perampokan nasabah dengan modus tersebut.Terakhir, yang dialami Suhaili, nasabah BCA, warga Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Lampung, pada Selasa (30/11/2004) kemarin. Suhaili kehilangan uangnya sebesar Rp16,7 juta.Menurut pengakuan Suhaili kepada penyidik di Poltabes Bandarlampung, setelah mengambil uang dari BCA Cabang Telukbetung, Bandarlampung, sekitar satu kilometer perjalanan, tepatnya di depan sebuah makan di Jalan Yos Sudarso, ban belakangnya mobil kempes terkena paku tembak.Lantaran sudah siang, sebelum memasang ban serep, Suhaili memilih mampir ke rumah makan tersebut. Setelah selesai makan, saat mau memperbaiki ban yang bocor itu, Suhaili sangat terkejut saat mengetahui uang yang baru diambilnya raib. Uang tersebut diletakan pada jok belakang mobilnya.Kasat Reskrim Poltabes Bandarlampung Kompol Hilman mengatakan, di sekitar Jalan Ahmad Yani, Tanjungkarang Pusat, perampokan nasabah dengan modus paku tembak itu saat ini sering terjadi di Bandarlampung. Dalam lima bulan terakhir saja, terjadi empat kali kasus serupa.Menurut Hilman, korban sebelum dirampok, setelah ban mobilnya dipasang paku tembak biasanya akan dibuntuti pelaku. Nah, saat korban lengah lantaran memperbaiki bannya, pelaku akan bereaksi.โSaya berharap para nasabah bank untuk waspada dengan adanya modus ini,โ katanya kepada pers di ruang kerjanya, Rabu (1/12/2004).Sebagai informasi, pada 26 Juli 2004 lalu, uang milik Haga Bank Kota Metro, Lampung, senilai Rp2,7 miliar, yang akan dibawa ke kantor cabang Haga Bank di Bandarlampung, dirampok oleh 7 orang bersenjata api.Dalam perampokan yang terjadi di Jalan Raya Perbatasan Metro-Tegineneng, Lampung Selatan, sopir mobil kijang milik Bank Hagaโyang membawa uang tersebut, Doni, tewas setelah dilindas mobil yang dibawa kawanan perampok.Enam dari tujuh pelaku kini telah ditahan di Lapas Rajabasa, Bandarlampung, dan menunggu disidangkan. Dari Rp2,7 miliar, dari enam tersangka Polda Lampung menyita uang sebanyak Rp1,2 miliar, sebuah truk, dan sejumlah barang elektronik yang dibelanjakan para perampok.
(fab/)











































