Hadiri Pemilihan Pimpinan NU, Gus Dur Marah-marah Soal Kursi
Kamis, 02 Des 2004 00:26 WIB
Solo -
Pemilihan Rais am dan Ketua Umum PBNU periode 2004-2009 baru dimulai. Namun sempat terjadi keributan kecil, dimana Gus Dur yang menghadiri acara itu bersitegang dengan panitia muktamar soal penempatan kursi.Gus Dur yang datang didampingi istrinya Siti Nuriyah dan anaknya Yenny serta Tuan Guru Turmudji dan KH. Mahmud al Mukarom baru masuk ke Aula Musdalifah, tempat berlangsungnya pemilihan, beberapa menit yang lalu. Ia menempati tempat duduk bagian kiri yang khusus untuk dewan Syuriah NU.Melihat itu, panitia langsung meghampiri Gus Dur dan meminta mantan Ketua Umum PBNU itu untuk pindah tempat duduk yang sudah disediakan di bagian kanan. Namun raut muka Gus Dur langsung berubah dan ia marah-marah kepada panitia tersebut.βSaya tidak mau pindah. Saya tetap mau duduk disini,β kata Gus Dur lantang sambil menepis tangan panitia tersebut yang hendak membantunya pindah..Akhirnya panitia pun mengalah dan memperkenankan Gus Dur untuk duduk di bagian dewan Syuriah tersebut. Kejadian ini sempat menyita perhatian para muktamirin yang hadir.Sementara itu, sejumlah pimpinan sidang sudah duduk di atas mimbar. Mereka diantaranya KH Ahmad Sahal, KH Said Agil Munawar, KH Said Agil Siraj, Rozi Munir dan Nazaruddin Umar. Saat ini panitia masih memanggil pimpinan sidang dan anggota sidang lainnya yang masih banyak berada di luar sidang.
(fab/)










































