Thomas yang berprofesi sebagai jurnalis media lokal Sumatera Utara meninggal ketika awan panas menghantam desa Suka Meriah, Sabtu 1 Februari lalu. Desa Suka Meriah adalah desa terdekat dari Gunung Sinabung.
"Bagi saya mereka yang meninggal saat melakukan tugas mulia tersebut seperti layaknya pahlawan kemanusiaan. Kepada keluarga para wartawan dan relawan yang meninggal dalam menunaikan tugas saya sampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya," kata Pramono Edhie Wibowo dalam keterangan persnya, Minggu (2/02/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menghindari korban jiwa akibat bencana Gunung Sinabung sebaiknya warga desa Suka Meriah dan sekitarnya untuk segera mengungsi. Saya berharap pemerintah daerah dapat mengerahkan tenaganya untuk dapat mencarikan tempat, sandang dan pangan bagi warga yang direlokasi tersebut," pinta Edhie.
Pramono Edhie menyatakan dirinya berniat mebantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan Thomas.
"Saya, beserta para relawan Badar (barisan pemuda Indonesia), yang biasa membantu saya di beberapa wilayah Indonesia akan menggalang dana kemanusiaan untuk disumbangkan kepada keluarga mendiang Thomas. saya berharap segera terkumpul sejumlah uang yang cukup untuk disumbangkan," jelasnya.
(zal/tor)











































