Tukang Ojek Ditembak, Dua Warga Desa Nyaris Bentrok
Rabu, 01 Des 2004 23:29 WIB
Ambon - M. Tuasikal (43) tukang ojek warga desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah, Sore tadi, Rabu (1/12/2004) tertembak oleh orang tak dikenal di perbatasan antara desa Pelauw dan desa Kailolo. Akibat penembakan itu, dua warga desa nyaris bentrok.Hal ini dibenarkan, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Leonidas Braskan, kepada detikcom, di kediamannya, malam ini. Menurutnya, kejadian itu berawal dari M. Tuasikal, mengantar salah seorang penumpang dari desa Pelauw menuju dusun Namaea, perbatasan kedua desa tersebut.Usai menurunkan penumpangnya dan hendak kembali ke desa Pelauw, tiba-tiba dari arah kanannya, terdengar rentetan tembakan. Korban terkena tembakan pada Telinga kanan dan tembus pada mata kanan, Bahu kanan dan alat kelaminnya.Korban kemudian dilarikan warga ke Rumah sakit Dr. Latumeten Ambon untuk mendapatkan perawatan intensif. Situasi kedua desa hingga berita ini diturunkan, kata Kapolres masih sangat tegang. "Kedua warga desa sangat tegang," ujarnya.Untuk mengantisipasi bentrokan warga, pihaknya saat ini tengah menurunkan satu peleton Brimob yang ditempatkan diperbatasan kedua desa. "Kami turunkan satu peleton Brimob dan hingga saat ini situasi kedua desa masih dapat kami kendalikan walau terlihat sangat tegang," tukasnya.Selain itu, pihaknya juga sudah menemui dan berkoordinasi dengan kedua Kepala Desa bersangkutan agar dapat mengendalikan warganya. Kapolres juga mengungkapkan, pihaknya juga akan menangkap setiap warga yang kedapatan membawa senjata tajam maupun senjata api."Saya sudah perintahkan untuk menangkap setiap warga yang membawa senjata," tegasnya.Sementara itu, salah seorang warga desa Kailolo, Ahmad Usemahu, yang berhasil dikontak detikcom via telepon mengatakan, hingga saat ini kedua warga terlihat berjaga-jaga di perbatasan kedua desa. "Jika tidak diantisipasi secepatnya, sewaktu-waktu bisa terjadi bentrok. Ini yang kami khawatirkan," kata dia.Kepala Desa Pelauw, Effendi Latuconsina yang dikontak detikcom, sampai saat ini masih sulit dihubungi.
(fab/)











































