"Edo juga pernah nawarin ke Feby, kalo mobilnya diam aja boleh dong disewain," tutur Evi saat mengambil jenazah sang adik di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (2/2/2014).
Mobil yang dipinjam Edo itu tidak dipakainya sendiri. Mobil pinjaman itu malah diserahkan kuncinya ke Daniel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui hubungan sewa menyewa ini, apakah ada hubungannya dengan pembunuhan Feby. Namun Daniel ternyata pernah membawa kabur mobil Feby seminggu.
"Pernah pinjem mobil nggak dibalikin. Feby cerita sama saya. Kemudian dia bilang mobil sudah ketemu dibawa Daniel," lanjut Evi.
Evi mengatakan Feby punya bisnis sampingan rental mobil. Mobil Feby dibawa lari Daniel selama seminggu pada bulan Desember tahun lalu.
"Rental ini cuma sampingan karena ditawarin temennya yang berbeda lantai," ujarnya.
Evi berharap pembunuh adiknya itu dihukum seberat-beratnya. "Kalau nggak ada hukuman mati ya hukuman seumur hidup," pintanya.
Daniel dan Edo sudah ditangkap polisi di tempat yang berbeda dalam kasus pembunuhan Feby. Polisi mengatakan Daniel yang ditangkap di daerah Taman Mini hanya turut serta dalam aksi keji itu, eksekutornya adalah Edo yang ditangkap di Pematang Siantar, Sumatera Utara.
(gah/trw)











































