Dalam berbagai survei nama Jokowi selalu menduduki peringkat teratas dan disusul dengan beberapa nama salah satunya yaitu Aburizal Bakrie. Berdasarkan hasil survei LSI pimpinan Denny JA, kedua partai tempat tokoh ini bernaung disarankan untuk berkoalisi agar menang pada pemilu 2014.
"Pilihan koalisi lebih realistis menurut kami karena bisa menguasai parlemen sampai 50 persen. Rekomendasi kami, pemerintah 2014 nanti pemerintah yang minimal. Cukup 3 partai saja," kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam jumpa pers survei dengan tema '2014: Pemerintahan Golkar atau Pemerintahan PDIP' di kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jaktim, Minggu (2/2/2014).
Survei ini dilaksanakan pada 6 hingga 16 Januari 2014 pada 1.200 responden. Responden ini diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan pola wawancara tatap muka. Para responden ini diambil perwakilan dari 33 propinsi di Indonesia dengan margin of error 2,9 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rilis survei ini Golkar menduduki posisi pertama dengan elektabilitas mencapai 18,3 persen disusul oleh PDIP di peringkat kedua dengan perbandingan tipis yakni 18,2 persen. Diperkirakan hanya akan 3 pasangan calon presiden.
"Pertarungan antara Gerindra, Hanura, Demokrat kurang dari 20 persen," pungkasnya.
Berikut hasil survei tersebut:
1. Golkar: 18,3 persen
2. PDIP: 18,2 persen
3. Gerindra: 8,7 persen
4. P. Demokrat: 4,7 persen
5. Hanura: 4,0 persen
6. PKB: 3,7
7. PPP: 3,6
8. PAN: 3,3
9. PKS: 2,2
10 Belum memutuskan: 30,1 persen.
(bil/trw)











































