Prihatin, Kiai Sepuh Mandatkan PBNU kepada Gus Dur
Rabu, 01 Des 2004 21:12 WIB
Solo - Para kiai sepuh memberi mandat PBNU kepada Gus Dur sebagai ungkapan rasa prihatin atas kondisi NU yang dinilai sudah menyimpang dari tujuan utama pendirian NU oleh KH Hasyim Ashari.Mandat itu disampaikan sekitar 30 kiai sepuh menjelang pemilihan Ketua Umum dan Rois Am PBNU dalam jumpa pers di Hotel Lor Inn, Solo, Rabu (1/12/2004). Turut hadir Gus Dur."Kita bersama-sama membuat surat pernyataan untuk Gus Dur sebagai tindakan dan sikap kiai sepuh menghadapi kondisi di NU, berangkat dari rasa tanggung jawab kiai sepuh terhadap NU dan tujuan utama NU," kata KH Ibnu Ubaidilah.Gus Dur diberi mandat untuk membentuk PBNU yang benar dan berkedudukan di Jalan Kramat Raya 164 Jakarta. Syaratnya, jika Hasyim Muzadi terpilih kembali menjadi Ketua Umum PBNU.Turut hadir dalam jumpa pers tersebut antara lain KH Tuan Guru Turmuzi dari Lombok, KH Muhaiminan Gunardo dari Parakan Temanggung, dan KH Abdurrahman Khudori dari Tegalrejo, Magelang.Para penandatangan mandat tersebut antara lain KH Chotib Umar, KH Abdullah Abbas, KH Mas Subadar, KH Nuril Huda, KH Abdullah Faqih, KH Soleh Chosin, KH Sonhadji, dan KH Ubaidilah Faqih.Dalam mandat itu disebutkan juga, NU merupakan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan untuk mewadahi dan melestarikan ahlussunnah wal jamaah. NU bukan untuk mencari kekayaan atau kedudukan. Namun melihat perjalanan NU, ternyata NU telah menyimpang dari tujuan utama. Hal itu terlihat dalam Muktamar Ke-31 NU di Solo.Apakah mandat itu tidak akan menimbulkan konflik jika Hasyim terpilih lalu Gus Dur membentuk pengurus baru di kantor yang sama? tanya wartawan. "Itu adalah sebuah konsekuensi," tukas Ibnu.Menanggapi mandat itu, Gus Dur menyatakan menerimanya, meski dirinya harus berhadapan dengan orang-orang yang dicintainya. Ditegaskan dia, gambaran muktamar kali ini ada dua pihak yang saling bersaing untuk mencapai kekuasaan adalah salah."Sampai pagi tadi saya tidak berniat maju sebagai calon Rois Am. Saya ini di-draft oleh para kiai. Jadi berhasil tidaknya, itu nanti diserahkan kepada muktamirin," ujar Gus Dur.Usai jumpa pers, Gus Dur dan para kiai sepuh berangkat menuju arena Muktamar Ke-31 NU di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Solo, Jawa Tengah. Agenda acaranya adalah pemilihan Ketua Umum dan Rois Am PBNU.
(sss/)











































